Breaking News:

Benarkah Vaksinasi Covid-19 di Bulan Puasa Tidak Membatalkan Puasa?

Menurut Fatwa dari Majelis Ulama Indonesia, umat muslim bisa melakukan vaksinasi di bulan puasa.

Penulis: Harun Ar Rasyid | Editor: M. Firdian Sani
Benarkah Vaksinasi Covid-19 di Bulan Puasa Tidak Membatalkan Puasa?
Istimewa
Ketua MUI Bali menyampaikan bahwa Vaksinasi Covid-19 di Bulan Puasa Tidak Membatalkan Puasa?

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Menurut Fatwa dari Majelis Ulama Indonesia, umat muslim bisa melakukan vaksinasi di bulan puasa.

Proses penyuntikan vaksin juga tidak membatalkan puasa.

Demikian penjelasan yang disampaikan oleh M, Drs. K.H, Mahrusun Hadiyono M.PDI, Ketua Umum MUI (Majelis Ulama Indonesia) Bali.

Ketua umum MUI Bali menghimbau untuk masyarakat yang belum melakukan penyuntikan vaksin untuk segera melakukan melakukan vaksinasi.

Baca juga: Semua Seniman Perwakilan Badung yang Mengikuti PKB Diwajibkan Vaksin Covid-19

Proses vaksinasi merupakan salah satu usaha agar pandemi Covid-19 segera berakhir.

Pernyataan tersebut ia sampaikan di Kantor MUI Bali pada senin 12 April 2021, sehari sebelum penetapan Ramadhan yang jatuh pada hari ini yaitu pada selasa, 13 April 2021.

"Saya mengharapkan Pandemi ini segera berakhir, untuk itu kepada masyarakat Bali pada khususnya, yang belum melakukan vaksin supaya segera melakukan vaksinasi, karena walaupun nanti ketika melakukan ibadah puasa, menurut fatwa dari Majelis Ulama, kita boleh saja melakukan vaksin dan tidak membatalkan puasa." Ujarnya.

Ditanya perihal perbedaan puasa di tengah pandemi antara tahun lalu dan tahun ini, Ketua Umum MUI (Majelis Ulama Indonesia) Bali, Pengurus Syuriah NU Bali Bali ini menjelaskan bahwa serta Ketua Baznas Provinsi Bali ini mengaku bersyukur karena kondisi tahun lalu dan tahun ini berbeda. 

Baca juga: JADWAL Imsak dan Azan Subuh Denpasar, Jakarta, Surabaya, dan Doa Buka Puasa Ramadhan 2021

Ia menjelaskan tahun lalu, kegiatan-kegiatan Bulan Ramadhan seperti Salat Tarawih dan kegiatan-kegiatan lain semuanya dihentikan.

Namun tahun ini, Pemerintah memperbolehkan tempat ibadah seperti Masjid dan Musholla untuk menyelenggarakan kegiatan ramadhan, namun dengan protokol kesehatan yang ketat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved