Breaking News:

Berita Bangli

Vaksinasi Guru SD dan Paud di Bangli Capai 75 Persen, Ujian Sekolah SD Akan Dilaksanakan Tatap Muka

Vaksinasi Covid-19 dosis pertama bagi guru-guru di tingkat SMP, telah mencapai 100 persen. Untuk PAUD baru 75 persen

Istimewa
Pelaksanaan vaksinasi guru belum lama ini 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Vaksinasi Covid-19 dosis pertama bagi guru-guru di tingkat SMP, telah mencapai 100 persen.

Kini giliran guru-guru di tingkat SD dan Paud mendapat jatah vaksinasi.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bangli, Dewa Agung Putu Purnama membenarkan jika cakupan target vaksinasi dosis pertama bagi guru SMP telah mencapai 100 persen.

Pihaknya kini tengah menunggu pemberian dosis kedua, yang dijadwalkan pada akhir April.

Baca juga: Semua Seniman Perwakilan Badung yang Mengikuti PKB Diwajibkan Vaksin Covid-19

Baca juga: Buleleng Terima 30 Ribu Vial Vaksin Covid-19,Vaksinasi Difokuskan bagi Guru Hingga Pelaku Pariwisata

Di sisi lain, pelaksanaan vaksinasi bagi guru-guru di tingkat SD dan Paud, saat ini sedang dalam proses penyelesaian di puskesmas setiap kecamatan.

Purnama mengatakan, dari total 3.087 guru SD dan Paud, saat ini sudah sekitar 75 persen mendapatkan vaksin dosis pertama.

"Sebagian besar yang belum dari Tembuku. Kalau kecamatan lain sudah, tinggal menyisir yang tercecer saja," ucapnya, Senin 12 April 2021.

Tindak lanjut dari hal ini, Purnama mengatakan, pihaknya telah memohon pada pihak puskesmas di Tembuku agar segera menyelesaikan vaksinasi.

Baca juga: Percepat Vaksinasi Covid-19 di Badung Bali, Discovery Shopping Mall Dijadikan Tempat Vaksin

Sehingga dosis pertama vaksinasi guru-guru SD dan Paud, bisa dituntaskan sesuai target yakni pada akhir April.

"Vaksinasi ini merupakan salah satu perpsiapan kami untuk kembali membuka sekolah. Selain juga beberapa persyaratan lain, seperti izin orang tua, kelengkapan sarana protokol kesehatan, dan sebagainya," kata dia.

Purnama yang merupakan Sekretaris Dinas Satpol PP dan Damkar Bangli itu menambahkan, pihaknya juga telah mengadakan rapat untuk membahas kesiapan sekolah mengenai pembelajaran tatap muka (PTM).

Seperti yang sudah dilaksanakan di SMP beberapa waktu lalu, Purnama juga berencana menerapkan ujian sekolah tatap muka bagi siswa kelas VI SD. 

Baca juga: 300 Lansia hingga Guru Ikuti Vaksinasi Covid-19 di Desa Sumerta Kelod Denpasar

"Upaya ini sebagai uji coba, sekaligus melihat kesiapan sekolah sebelum diterapkan tatap muka. Rencananya ujian sekolah kelas IV akan dimulai setelah hari raya (Galungan)."

"Di saat bersamaan kita juga terus mengadakan koordinasi untuk persiapan dari masing-masing satuan pendidikan, mengenai pelaksanaan ujian kenaikan kelas," ujarnya. (*)

Berita lainnya di Berita Bangli

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved