Berita Denpasar
Denpasar Masuk Zona Merah, Kasus Aktif Covid-19 Lebih Tinggi dari Kesembuhan
Setelah sempat masuk zona orange pada Rabu 7 April 2021, sejak Minggu 11 April 2021 kemarin, Denpasar kembali masuk zona merah
Penulis: Putu Supartika | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Setelah sempat masuk zona orange pada Rabu 7 April 2021, sejak Minggu 11 April 2021 kemarin, Denpasar kembali masuk zona merah.
Hal ini karena kasus aktif Covid-19 lebih tinggi daripada kesembuhan selama seminggu berturut-turut.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai mengatakan, memang kasus positif lebih tinggi dari kasus sembuh.
Tetapi, ia mengatakan kasus kesembuhan masih tinggi dengan persentase 92,20 persen.
Baca juga: Denpasar Kembali Masuk Zona Merah Akibat Kasus Aktif Covid-19 Lebih Tinggi dari Kesembuhan
Baca juga: Sudah Sebulan Buleleng Bali Masuk Zona Merah, Sutjidra: Setiap Hari Kasus Kematian Selalu Ada
Baca juga: 44 Desa di Karangasem Bali Masuk Zona Hijau
“Walaupun masuk zona merah, tetapi kasus sembuh masih tinggi yakni 92,20 persen dan ini sudah di atas rata-rata, bahkan kemarin kasus sembuh mencapai ratusan sehari dan kasus positif 61 jadi kan di bawah kasus positifnya,” kata Dewa Rai saat dihubungi, Sabtu 17 April 2021.
Dewa Rai menambahkan, kasus positif yang menyebabkan Denpasar kembali zona merah didominasi kluster keluarga.
Dalam satu keluarga yang terdeteksi bisa 4-6 orang yang positif.
“Hal itu terjadi karena mobilitas di Kota Denpasar. Salah satunya kegiatan upacara keagamaan dan perkawinan yang dilaksanakan dari beberapa minggu sebelumnya,” katanya.
Ia menambahkan peningkatan ini merupakan pengulangan seperti tahun sebelumnya.
Ketika bulan upacara keagamaan dan perkawinan datang dipastikan mobilitas masyarakat yang berkumpul dalam satu tempat kegiatan akan tinggi.
Dengan kasus tersebut, pihaknya mengaku semakin memperkuat sosialisasi dan memperketat pengawasan sesuai arahan dari pemerintah pusat.
“Untuk yang menggelar acara, mereka sudah seharusnya menyiapkan fasilitas protokol kesehatan. Karena selama ini, masih banyak yang belum menaati aturan protokol kesehatan dengan menggunakan masker yang benar, fasilitas cuci tangan dan juga mengecek suhu tubuh warga yang datang ke tempat upacara,” katanya.
Sementara itu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 di Bali, Sabtu 17 April 2021.
Hingga saat ini jumlah pasien positif Covid-19 di Bali naik, yaitu 42.756 orang dengan rincian, 42.663 WNI dan 113 WNA.
Artinya kemarin terdapat penambahan kasus positif sebanyak 169 orang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-covid-19-update-corona-di-bali-8-april-2020.jpg)