Breaking News:

Berita Klungkung

Kasus Rabies Kembali Muncul, Dinas Pertanian Targetkan Vaksinasi 18.000 Populasi Anjing di Klungkung

Berupaya menekan penyebaran rabies, Dinas Pertanian Klungkung pun menargetkan vaksinasi sekitar 18.000 populasi anjing di Klungkung.

ist
Vaksinasi anjing di Desa Tihingan, Klungkung, Senin (19/4) 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Kasus rabies kembali mencuat di Klungkung, setelah seekor anjing menyerang 7 warga di Desa Tihingan, Banjarangkan.

Berupaya menekan penyebaran rabies, Dinas Pertanian Klungkung pun menargetkan vaksinasi sekitar 18.000 populasi anjing di Klungkung.

Kepala Dinas Pertanian Klungkung Ida Bagus Juanida menjelaskan, estimasi pupulasi anjing di Klungkung mencapai 21.000 ekor.

"Kami data riil tidak ada, tapi data ini berdasarkan estimasi dengan sampel dibandingkan per luas wilayah dan jumlah penduduk," ujar Juanida, Selasa 20 April 2021.

Dinas Pertanian Klungkung tahun ini menargetkan vaksinasi terhadap 18.0000 ekor populasi anjing.

UPDATE Serangan Anjing Rabies di Desa Tihingan Klungkung, 7 Warga Terima VAR, 3 Anjing Dieliminasi

Anjing Rabies Serang 4 Warga di Klungkung Termasuk Anak-anak, Ternyata Peliharaan yang Diliarkan

Anjing Serang 4 Warga di Desa Tihingan Klungkung Dinyatakan Positif Rabies

Sampai bulan April ini, vaksinasi sudah dilakukan di 7 desa di Klungkung antara lain Desa  Besan, Desa Dawan kaler, Dawan Kelod, Desa Pesinggahan,Desa Manduang Desa Selisihan, dan Desa Tihingan.

"Jumlah semenetara populasi anjing yang kami vaksinasi berjumlah 1666 ekor. Karena situasi pandemi seperti saat ini, kami tidak bisa mengumpulkan warga sekaligus untuk vaksinasi di desa. Kami jemput bola ke rumah-rumah warga, sehingga tahun ini membutuhkan waktu lebih untuk tuntaskan target vaksinasi," jelas Juanida.

Sementara terkait ketersediaan vaksin saat ini, masih tersedia sekitar 8000 dosis vaksin rabes untuk anjing, dan pengadaan dari APBD Klungkung sebanyak 5000 dosis.

"Setiap tahun kami biasanya mendapatkam suplai vaksin rabies dari pemerintah pusat sejumlah populasi anjing. Tapi tahun ini kami belum dapat informasi berapa dosis dapatnya," jelas Juanida.

Sementara tahun 2021 ini, kasus anjing rabies di Desa Tihingan ini merupakan kasus ke lima di Klungkung pada tahun 2021.

Kasus gigitan anjing rabies pertama di Klungkung terjadi di Takmung, Banjarangkan bulan Januari lalu.

Kemudian sempat juga terjadi di Desa Sampalan Klod, Dawan dan Desa Selat, Klungkung.

Berita kasus anjing rabies ada di sini

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved