Breaking News:

Berita Gianyar

Soal OTT Perbekel Melinggih Dugaan Pungli, Kasat Reskrim Gianyar: Masih Tunggu Kejaksaan

Kasus dugaan gratifikasi Perbekel Desa Melinggihdan Kelian Banjar Griya, I Nyoman Pania, yang kena Operasi Tangkap Tangan (OTT) masih mandeg

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Komang Agus Ruspawan
KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN
Ilustrasi penangkapan. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Kasus dugaan gratifikasi Perbekel Desa Melinggih, Nyoman Surata, dan Kelian Banjar Griya, I Nyoman Pania, yang kena Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Polres Gianyar masih mandeg dalam pelengkapan berkas, Rabu 21 April 2021.

Padahal, kasus tersebut sudah berjalan sejak dua bulan lalu. Adapun terduga pelaku hingga saat ini belum ditahan.

Kapolres Gianyar, AKBP Dewa Made Adnyana yang dikonfirmasi sejak Selasa 20 April 2021 kemarin, hingga saat ini belum memberikan konfirmasi.

Sementara, Kasubbag Humas Polres Gianyar, AKP Alit Hendrajaya, saat ditemui untuk memberikan penjelasan terkait kasus ini, ia menyuruh wartawan menemui KBO Reskrim Polres Gianyar.

Namun lagi-lagi, saat menemui KBO Reskrim Polres Gianyar, penjelasan terkait perkembangan kasus tersebut juga tidak didapatkan.

KBO meminta agar menanyakan langsung ke Kapolres dan Kasat Reskrim Polres Gianyar, AKP Lusa Lusiano Araujo.

Namun saat itu, AKP Lusa tengah tidak ada di kantornya. "Kasat Reskrim saat ini sedang di Polda Bali," ujar KBO Reskrim Polres Gianyar.

Baca Juga: UPDATE Kasus Dugaan OTT, Bupati Gianyar Berhentikan Sementara Perbekel Melinggih dan Keliannya 

Baca Juga: Soal OTT Perbekel Melinggih, Kadis PMD: SK Pemberhentian Sudah Diterima, Kehilangan Gaji Rp 7,5 Juta 

AKP Lusa saat dihubungi via telepon mengatakan, berkas laporan dugaan pungutan liar (pungli) tersebut sudah diserahkan ke Kejaksaan Negeri Gianyar.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved