Berita Tabanan
Dua Hari Masuki Zona Oranye Kini Terjadi Kerumunan di Pasar Murah Tabanan, Ini Reaksi Satgas
Sejak dua hari lalu, Kabupaten Tabanan berubah dari Zona Merah menjadi Zona Orange. Namun, di saat Tabanan sudah Zona Orange justru timbul kerumunan
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Sejak dua hari lalu, Kabupaten Tabanan berubah dari Zona Merah menjadi Zona Orange.
Namun, di saat Tabanan sudah Zona Orange justru timbul kerumunan saat TPID Tabanan menggelar Pasar Murah di areal Gedung I Ketut Maria Kamis 22 April 2021.
Sayangnya, Satgas Covid-19 Tabanan justru tak mau berkomentar terkait timbulnya kerumunan di acara yang digerlar oleh Pemerintah Kabupaten Tabanan tersebut.
Pasar Murah yang digelar serangkaian Hari Suci Kuningan tersebut sudah ramai sejak pagi hari.
Sebab, kegiatan yang diselenggarakam oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Tabanan ini dibuka secara langsung oleh Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya yang juga dihadiri oleh jajaran OPD dan dihadiri jajaran BPD Bali.
Baca juga: Pelanggan Daya 450 VA Bayar 50% Mulai April, PLN Tabanan Gandeng Desa untuk Sosialisasi
Baca juga: 4 Pasar di Tabanan Sudah Terapkan E-Retribusi, Berikut Mekanismenya
Saat acara tersebut, mereka justru tak menerapkan protokol kesehatan alias berdesakan satu sama lain.
Padahal di areal tersebut juga sudah dipantau langsung oleh tim yustisi Satpol PP serta Polres Tabanan dan Kodim 1619/Tabanan.
Dikonfirmasi mengenai hal tersebut, Sekretaris Harian Satgas Covid-19 yang merupakan Sekda Tabanan, I Gede Susila memilih tak berkomentar.
"Sama beliau saja (bupati), ya ketua satgasnya beliau," ucapnya.
Kemudian ketika disinggung mengenai kerumunan ini nantinya ditakutkan menjadi klaster baru dan menimbulkan banyak kasus baru sehingga Tabanan kembali mendapat juara zona merah?
Gede Susila hanya memilih diam saja sembari memandangi pemandangan kerumunan yang terjadi.
Baca juga: Hasil Tes Konfirmasi BBPOM Denpasar, Pepes Ikan yang Dijual di Tabanan Negatif Mengandung Formalin
Digelar di 4 Lokasi
Dalam rangka mendorong pemulihan ekonomi menuju Bali Bangkit, Bupati Tabanan bersama Bank Indonesia Provinsi Bali serta Bank BPD Bali melakukan kegiatan Pasar Murah dan Peresmian E-Retribusi Pasar pada Kamis 22 April 2021 bertempat di Gedung Kesenian Ketut Mario Tabanan, Bali.
Pasar Murah ini diikuti oleh 44 UMKM yang telah menggunakan QRIS dan E-Retribusi berbasis QRIS di empat pasar di Kabupaten Tabanan, yaitu meliputi Pasar Kediri, Pasar Candikuning, Pasar Sayur Baturiti, dan juga Pasar Pupuan.
Guna mendukung digitalisasi, QRIS menjadi salah satu solusi alat pembayaran digital yang cepat, mudah, murah, dan aman serta dapat diaplikasikan di semua sektor dengan skala usaha mikro hingga besar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/suasana-pelaksanaan-pasar-murah-di-areal-gedung-i-ketut-maria-tabanan.jpg)