Breaking News:

Berita Buleleng

UPDATE: Berkas Perkara Kasus Dugaan Mark up Explore Buleleng Dinyatakan Lengkap

Berkas tersebut juga telah diserahkan kembali kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU), dan sudah dinyatakan lengkap.

Tribun Bali/ratu Ayu Desiani
Kasi Intel Kejaksaan Negeri Buleleng AA Jayalantara 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA – Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Buleleng telah selesai melengkapi 6 berkas perkara kasus dugaan mark-up Explore Buleleng dan Bimtek CHSE.

Berkas tersebut juga telah diserahkan kembali kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU), dan sudah dinyatakan lengkap.

Artinya, dalam waktu dekat kasus akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor.

Humas sekaligus Kasi Intel Kejari Buleleng, AA Jayalantara dikonfirmasi Selasa 27 April 2021 mengatakan, JPU pada Senin kemarin telah menyatakan jika berkasa perkara yang disusun oleh penyidik sudah lengkap.

Baca juga: UPDATE: Berkas Perkara Mark-up Explore Buleleng Ditargetkan Rampung Setelah Hari Raya Kuningan

Dengan demikian, penyidik akan melakukan serah terima tersangka dan barang bukti atau yang biasa disebut penyerahan tahap kepada JPU.

“Untuk tahap dua ini masih menunggu surat dari JPU kapan sekiranya tersangka dan barang buktinya dapat diserahkan.

Jika sudah diserahkan, JPU nanti akan menyiapkan surat dakwaan yang sesegera mungkin akan dilimpahkan ke Pengadilan,” jelasnya.

Jayalantara menyebut, hingga saat ini barang bukti yang berhasil diamankan tidak mengalami perubahan alias tetap, berupa uang tunai sebesar Rp 602 juta, dari jumlah kerugian negara ditafsir sebesar Rp 789.108.876. 

Pihaknya pun berharap kasus ini bisa segera dilimpahkan ke Pengadilan, sebelum masa penahanan 8 tersangka habis.

“Sekarang tinggal menunggu koordinasi antara penyidik, JPU dan penasehat hukum, kapan bisa segera ke tahap dua. Targetnya sebelum masa penahanan selesai, harus secepat mungkin,” terangnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved