Berita Buleleng

Lelang Jabatan Pimpinan OPD di Pemkab Buleleng, Baru Satu Orang yang Daftar

ada beberapa orang yang sejatinya telah menghubungi pihaknya untuk menanyakan terkait persyaratan yang harus dipenuhi dalam lelang jabatan tersebut

tribunstyle
ilustrasi PNS - Lelang Jabatan Pimpinan OPD di Pemkab Buleleng Baru Satu Orang yang Daftar 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Pendaftaran lelang jabatan Tinggi Pratama untuk tiga pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Buleleng berakhir pada Senin 3 Mei 2021 pukul 24.00 Wita.

Namun hingga kini tercatat baru satu orang yang mendaftar dengan meng-upload berkas lamarannya.

Dia adalah Camat Busungbiu I Gede Putra Aryana, yang melamar sebagai Kepala Dinas  Ketahanan Pangan dan Perikanan Buleleng.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Buleleng, Gede Wisnawa ditemui Minggu (2/5/2021) mengatakan, kendati baru satu orang yang sudah resmi melamar, ada beberapa orang yang sejatinya telah menghubungi pihaknya untuk menanyakan terkait persyaratan yang harus dipenuhi dalam lelang jabatan tersebut.

Baca juga: Berdiri di Atas Lahan Hibah Warga, Pos Polisi Pancasari Buleleng Diresmikan Kapolda Bali

Bahkan sudah ada beberapa orang yang juga mulai membuka akun pendaftaran pada website http://sekpansel.bulelengkab.go.id/ namun belum meng-upload berkas.

Dia adalah Kepala Puskemas Buleleng III, dr Dewa Putu Merta Suteja yang rencananya melamar sebagai Kepala Dinas Kesehatan Buleleng, serta Ni Luh Prima Diantari Wati yang rencananya melamar sebagai Kadis Ketahanan Pangan dan Perikanan Buleleng.

Dengan demikian, Wisnawa pun mengaku optimis, pendaftaran lelang jabatan ini akan ramai saat detik-detik penutupan.

 "Persyaratan lelang jabatannya sebenarnya sama seperti yang kemarin-kemarin. Tapi ini dalam istilah Balinya saling ngintipin, siapa yang duluan dan siapa yang melamar.

Hal ini selalu terjadi kalau ada lelang jabatan. Ramainya saat injury time. Sah-sah saja, yang penting tidak lewat dari batas waktu yang ditentukan," ucapnya.

Disinggung terkait syarat yang harus dipenuhi untuk lelang jabatan Kepala Dinas Kesehatan Buleleng, Wisnawa menyebut, minimal S1 Kesehatan, dan menjabat di eselon III selama tiga tahun atau eselon IIIa selama dua tahun. Sedangkan fungsional madya minimal tiga tahun.

Minimnya jumlah pelamar hingga Minggu (2/5/2021) ini mendapat perhatian dari  Sekda Buleleng, Gede Suyasa.

Ia menyebut, moment lelang jabatan ini sejatinya dapat dimanfaatkan oleh ASN untuk meningkatkan karirnya.

Apabila hingga Senin (3/5/2021) jumlah pelamar masih sedikit, maka panitia akan memperpanjang batas waktu pendaftaran selama tiga hari.

"Bagi saya mestinya ASN atau pegawai negeri sipil jika ingin berkarir harus punya motivasi untuk ikut lelang jabatan ini. Karena dengan ikut seleksi dan tes ini jadi tahu kemampuan diri.

Baca juga: Satgas Desa di Buleleng Diminta Ketat Awasi Pasien Isolasi Mandiri

Ternyata untuk meduduki jabatan eselon II itu tidak mudah, harus ada upaya dan pengalaman," ucapnya.

Seperti diketahui, tiga jabatan Tinggi Pratama yang dilelang  ialah Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Buleleng, Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Persandian (Kominfo Sandi) Buleleng, serta Kepala Dinas Kesehatan Buleleng.

Lelang jabatan ini dilakukan lantaran kursi jabatan Kepala Dinas Kominfo Sandi, serta Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan selama ini diisi oleh Plt, lantaran pejabat sebelumnya digeser ke dinas lain.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Buleleng yang saat ini diisi oleh dr. IGN Mahapramana sudah memasuki masa pensiun sejak Sabtu (1/5/2021). (*)

Artikel lainnya di Berita Buleleng

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved