Berita Badung
Sampai April 2021, PAD Badung Jauh dari Target, Dewan Minta Bapenda Koreksi Ulang di Perubahan
dari PAD tahun 2021 yang ditetapkan Rp 2,8 Triliun hingga bulan april 2021 ini baru terealisasi 286 Miliar.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Kondisi keuangan Badung kini benar-benar merosot di tengah pandemi covid-19.
Bahkan pada tahun 2021 ini Pendapatan Asli Daerah (PAD) dipastikan jauh dari target.
Bagaimana tidak, dari PAD tahun 2021 yang ditetapkan Rp 2,8 Triliun hingga bulan april 2021 ini baru terealisasi Rp 286 Miliar.
Hal itu pun membuat kabupaten Badung menjadi ketar ketir terkait masalah keuangan.
Baca juga: Menggelandang & Mengemis di Kuta, Bule Italia Diamankan Satpol PP Badung dan Terancam Dideportasi
Permasalahan PAD jauh dari target itu pun terungkap saat Komisi III DPRD Badung, menggelar rapat kerja (raker) dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Badung pada Rabu 5 Mei 2021.
Raker dipimpin Ketua Komisi III Putu Alit Yandinata didampingi Wakilnya Nyoman Satria serta anggotanya yakni Wayan Sandra, Komang Tri Ani, Made Suryananda Pramana, Nyoman Graha Wicaksana, Gusti Ngurah Saskara, Made Retha, dan Made Yudana.
Sementara, Kepala Bapenda Made Sutama didampingi dua pejabat lainnya hadir dalam raker tersebut.
Pada kesempatan itu, Kepala Bapenda Made Sutama memaparkan pendapatan asli daerah (PAD) hingga bulan April 2021.
Akibat pandemi, menurutnya, PAD Badung sangat drop.
Target tahun 2021 ditetapkan Rp 2,8 triliun hingga empat bulan 2021 baru terealisasi Rp 286 miliar yang berasal dari pajak hotel, restoran, pajak penerangan jalan (PPJ), dan BPHTB.
Dengan pendapatan seperti ini, Sutama akan merancang pendapatan di perubahan pada 2021 tidak lebih dari Rp 1,3 triliun.
Rinciannya pajak daerah ditarget Rp 986 miliar, retribusi Rp 49 miliar, pengelolaan kekayaan daerah Rp 224 miliar, lain-lain pendapatan yang sah ditarget Rp 119 miliar.
Disebutkan pajak BPHTB justru kini menjadi unggulan Badung.
Dari target Rp 300 miliar pada 2021, saat ini sudah tercapai Rp 103 miliar.
Sementara piutang pajak, kata Sutama, saat ini tercatat Rp 781 miliar.
Baca juga: Lagona Restaurant Terbakar, Damkar Badung Turunkan 7 Armadanya untuk Padamkan api
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/suasana-raker-antara-komisi-iii-dprd-badung-dengan-bapenda-badung-pada-rabu-5-mei-2021.jpg)