Breaking News:

Mudik Lebaran 2021

Larangan Mudik Ditetapkan, Trafik Pergerakan Penumpang di Bandara Ngurah Rai Turun Drastis 

Sejak penerapan larangan mudik Lebaran tahun 2021, trafik pergerakan penumpang dan pesawat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali turun dras

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Istimewa
Suasana terminal keberangkatan domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Jumat 6 Mei 2021 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Sejak penerapan larangan mudik Lebaran tahun 2021, trafik pergerakan penumpang dan pesawat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali turun drastis dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya.

Dari data Lalu Lintas Jalur Udara (LLJU) di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, di hari pertama larangan mudik 6 Mei 2021 lalu tercatat telah melayani 1.254 penumpang domestik, sebanyak 632 penumpang di terminal kedatangan dan 622 di terminal keberangkatan.

Sementara untuk trafik pesawat kemarin di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali hanya berjumlah 20 flight, terdiri dari 9 flight kedatangan dan 11 flight keberangkatan.

Baca juga: Trafik Penumpang Bandara Ngurah Rai Bali Tanggal 5 Mei 2021 Capai 16 Ribu Lebih

"Realisasi trafik penumpang dan pesawat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali kemarin dihari pertama larangan mudik tidak jauh dari planning atau prediksi kami sebelumnya," ujar Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Taufan Yudhistira, Jumat 7 Mei 2021.

Mengenai planning schedule flight 7 Mei 2021 kemarin, Taufan menyampaikan ada 12 penerbangan dan diprediksikan dari jumlah flight itu akan membawa penumpang sebanyak 865 orang.

Adapun maskapai di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali yang beroperasi pada penerbangan dimasa peniadaan mudik berdasarkan planning schedule flight, di antaranya Garuda Indonesia, Air Asia dan Citilink dengan rute Jakarta, Makassar, Surabaya dan Kupang.

Baca juga: DPRD Bali Desak Bandara Ngurah Rai Bali Dibuka Untuk Internasional

Taufan menyampaikan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) masih dapat melakukan perjalanan selama masa peniadaan mudik, tetapi ada ketentuan atau kriteria khusus.

Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia No. PM 13 Tahun 2021 tanggal 5 April 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dalam Rangka Pencegahan COVID-19 disebutkan bahwa kriteria pelaku perjalanan yang diperbolehkan di masa peniadaan mudik di antaranya : 

- ASN, pegawai BUMN/BUMD, Anggota TNI/Polri dengan surat izin tertulis bertanda tangan basah/tanda tangan elektronik dari pejabat setingkat eselon II.

- Kunjungan keluarga sakit dengan menyertakan rekam medik keluarga yang sakit.

Baca juga: Larangan Mudik, Trafik Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Diprediksi Turun Hingga 20 Persen Lebih

- Kunjungan duka anggota keluarga yang meninggal dengan menyertakan Surat keterangan meninggal dari instansi yang berwenang.

- Ibu hamil yang didampingi oleh satu orang anggota keluarga dengan menyertakan surat keterangan dari dokter kandungan. 

- Pegawai swasta dengan menyertakan surat izin tertulis bertanda tangan basah/tanda tangan elektronik dari pimpinan perusahaan.

- Pekerja sektor informal / masyarakat umum non pekerja dengan menyertakan surat izin tertulis dari Kepala Desa/Lurah.(*) 

Berita lainnya di Mudik Lebaran 2021

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved