Mudik Lebaran 2021

Penyekatan Antisipasi Pemudik Gelap, 59 Kendaraan Diperiksa Oleh Tim Gabungan di Tabanan

pada hari pertama kebijakan larangan mudik berlalu, belum ditemukan pemudik ataupun masyarakat yang hendak mudik melintas di wilayah Hukum Polres Taba

ist
Suasana saat tim gabungan melaksanakan kegiatan penyekatan di Pos Sekat TAC Megati, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan, Kamis 6 Mei 2021 malam. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Tim Gabungan Polri, TNI, serta Pemkab Tabanan terus melaksanakan kegiatan penyekatan serangkaian larangan mudik mulai 6 Mei hingga 17 Mei 2021 mendatang.

Tak terkecuali malam hari kemarin, Kamis 6 Mei 2021.

Total ada 59 kendaraan yang diperiksa. 

Menurut Kasat Lantas Polres Tabanan, AKP Ni Putu Wila Indrayani, kegiatan penyekatan dilaksanakan rutin setiap hari terutama di malam hari.

Hanya saja, pada hari pertama kebijakan larangan mudik berlalu, belum ditemukan pe mudik ataupun masyarakat yang hendak mudik melintas di wilayah Hukum Polres Tabanan. 

Pastikan Kelancaran Operasional Peniadaan Mudik 2021, Bandara Ngurah Rai Bali Siagakan Posko Terpadu

Hari Pertama Masa Penyekatan Mudik Lebaran 2021, Dirlantas Polda Bali Amankan 4 Unit Travel Gelap

Penjagaan Pelarangan Mudik di Uma Anyar Denpasar Dibantu Pecalang, Bendesa: Kami Ngayah

Malam kemarin, Kamis 6 Mei 2021, sebanyak 23 orang personel gabungan dari Pri, TNI, Dishub, BPBD serta Satpol PP diterjunkan untuk melakukan penyekatan dan pemeriksaan.

Total ada 59 kendaraam dengan jumlah 70 orang diperiksa satu persatu. 

"Yang kita periksa mulai dari kendaraan roda dua, roda empat, truk, hingga kendaraan travel. Namun untuk kendaraan travel tersebut bukan mengangkut mudik' title='pe mudik'>pe mudik tapi warga Tabanan yang sebelumnya melakukan persembayangan," kata AKP Wila, Jumat 7 Mei 2021. 

"Dari 70 orang yang kita periksa, 12 diantaranya kita berikan imbaum dan teguran karena belum menggunakan masker dengan baik dan tak menggunakan helm," ungkapnya. 

Dia menegaskan, meskipun masih nihil ditemukan adanya orang yang mencurigakan diduga sebagai mudik' title='pe mudik'>pe mudik maupun tidak ditemukan adanya barang-barang berbahaya lainnya seperti sajam, senpi, handak dan narkoba, pihak akam terus melakukan penyelatan terutama di jam-jam rawan

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved