Breaking News:

Berita Buleleng

Lagi, Seorang Siswi SMP Jadi Korban Persetubuhan Bergilir di Buleleng Bali

Usai bersetubuh,  tersangka Dewa Yoga kemudian pulang dan meninggalkan korban di kos-kosan tersebut.

TRIBUN BALI/RIZKI LAELANI/ Pixabay
ILUSTRASI- Lagi, Kasus Persetubuhan Bergilir Timpa Siswi SMP di Buleleng 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Kasus persetubuhan secara bergilir terhadap anak dibawah umur kembali terjadi di Buleleng.

Kali ini menimpa seorang siswi yang masih duduk dibangku SMP, berusia 13 tahun asal Kecamatan Seririt.

Korban disetubuhi oleh lima orang pria.

KBO Reskrim Polres Buleleng, AKP Suseno ditemui Selasa (11/5/2021) mengatakan, kasus persetubuhan suka sama suka ini terjadi pada Senin (26/4/2021) lalu, sekitar pukul 15.00 wita.

Baca juga: Air Bersih Hadir di Desa Gobleg Buleleng Bali, Perjuangan TNI dan Masyarakat Pasang Pompa Hidram

Korban saat itu pergi meninggalkan rumah, dan bertemu dengan tersangka pertama bernama Dewa Made PY (19) asal Kelurahan/Kecamatan Sukasada di salah satu pantai yang ada di Seririt.

Setelah bertemu, keduanya kemudian sepakat untuk pergi ke salah satu kos-kosan yang ada di kawasan Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, untuk melakukan hubungan badan.

Usai bersetubuh,  tersangka Dewa Made PY kemudian pulang dan meninggalkan korban di kos-kosan tersebut.

Apesnya setelah beberapa jam sendirian berada di kosan itu, sekitar pukul 18.30 wita (26/4/2021) korban kembali ‘ditangani’ seorang pria berinisial Gede S (17).

Menurut pengakuan korban, tersangka Gede S datang saat dirinya sedang duduk-duduk di teras depan kamar kosan itu, dan langsung mengajak korban untuk berkenalan.

Selang beberapa menit berkenalan, korban dan tersangka Gede S masuk ke dalam kamar, dan langsung melakukan tindakan pencabulan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved