Breaking News:

Idul Fitri di Bali

Evaluasi Pelaksanaan Shalat Id, Kapolresta Denpasar: Berjalan Tertib, Lancar dan Aman

Pelaksanaan shalat Id (Idul Fitri) 1442H yang berlangsung, Kamis 13 Mei 2021 kemarin, di wilayah hukum Polresta Denpasar berlangsung tertib,

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Kapolresta Denpasar saat meninjau peningkatan kunjungan wisatawan di Pantai Kuta saat libur hari raya Idul Fitri 1442H - Evaluasi Pelaksanaan Shalat Id, Kapolresta Denpasar: Berjalan Tertib, Lancar dan Aman 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Pelaksanaan shalat Id (Idul Fitri) 1442H yang berlangsung, Kamis 13 Mei 2021 kemarin, di wilayah hukum Polresta Denpasar berlangsung tertib, aman dan lancar.

"Shalat Id kemarin dilakukan ada di beberapa mushalla dan masjid di wilayah Denpasar berjalan tertib, lancar dan aman. Dan para petugas masjid juga bekerjasama dengan Polri yang kita juga dibantu TNI dan bendesa adat, dipastikan bahwa protokol kesehatan dipatuhi," kata Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, disela meninjau kunjungan Pantai Kuta, Badung, Bali, Jumat 14 Mei 2021.

Protokol kesehatan yang dimaksud Kapolresta Denpasar yakni selain penggunaan masker juga jumlah yang mengikuti ibadah dibatasi.

Seperti kemarin jika sudah mencapai batas maksimal kapasitas oleh Polisi berkoordinasi dengan pihak masjid langsung menutup supaya tidak ada penambahan jamaah sendiri.

Baca juga: Panglima TNI Larang Pemain Persib Ini Tinggalkan Bandung Saat Idul Fitri

Diberitakan sebelumnya, Masjid Agung Ibnu Batutah dalam melaksanakan kegiatan shalat Idul Fitri berjamaah tetap mengacu pada protokol kesehatan.

Dalam pelaksanaannya dilakukan pembatasan kapasitas jamaah menjadi hanya 50 persen dari kapasitas normal.

"Untuk shalat Id kita tetap mengacu kepada protokol kesehatan, ada batasan-batasan terutama kapasitas kami batasi 50 persen," ujar H. M Jumali, Sekretaris Umum Yayasan Masjid Agung Ibnu Batutah, Rabu 12 Mei 2021.

Ia menambahkan pelaksanaan shalat Id berjamaah di masjid diperbolehkan, tetapi tetap taat kepada protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Jika kapasitas 50 persen sudah terpenuhi tetapi ada jamaah baru datang tidak bisa kita bolehkan masuk.

"Kapasitas sudah penuh 50 persen semisal ada yang terlambat datang pintu kami tutup. Jadi harus konsisten dengan apa yang menjadi aturan," imbuh Jumali.

Kapasitas Masjid Agung Ibnu Batutah saat normal dapat menampung jamaah sebanyak 2.310 orang, karena ada pembatasan kapasitas dan di dalam masjid dilakukan sosial distancing kini bisa menampung 1.046 jamaah.(*).

Baca juga: 27 Warga Binaan Lapas Singaraja Terima Remisi Idul Fitri, 13 dari Kasus Tindak Pidana Khusus

Kumpulan Artikel Bali

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved