Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Human Interest Story

Kisah Pilu Balita Asal Buleleng, Perut Dewa Putra Terus Membesar Akibat Kelainan Organ Pencernaan

Akibat penyakit itu, perut buah hatinya yang diberi nama Dewa Putu Surya Adnyana Putra (4) itu membesar hingga seperti balon. 

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Dewa Komang Agus Alit dan istrinya Jero Kadek Desi menujukan kondisi perut anak pertamanya yang membesar, akibat mengalami gangguan pencernaan yang diduga hisprung, Kamis (20/5/2021) 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Kesedihan terpancar dari raut wajah Dewa Komang Agus Alit (30) dan istrinya Jero Kadek Desi (20).

Pasalnya anak pertama dari pasangan suami istri asal Dusun Kelodan, Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt ini mengalami gangguan pencernaan yang diduga hisprung.

Akibat penyakit itu, perut buah hatinya yang diberi nama Dewa Putu Surya Adnyana Putra (4) itu membesar hingga seperti balon. 

Ditemui di kediamannya, Jero Kadek Desi menuturkan, penyakit gangguan pencernaan ini sejatinya dialami oleh anaknya sejak masih bayi.

Baca juga: Identitas Belum Dikenali, Mayat Laki-laki yang Ditemukan Nelayan Dititipkan di RSUD Buleleng

Saat itu, Putra susah Buang Air Besar (BAB) lewat anus. Kotorannya justru keluar melalui hidung.

Atas kondisi tersebut, Jero Kadek bersama suaminya langsung melarikan anak pertamanya itu ke RSUD Buleleng, lalu kemudian dirujuk ke RSUP Sanglah Denpasar.

"Di Sanglah, anak saya dirawat selama satu bulan. Diagnosisnya saat itu hisprung. Kartu KISnya saat itu masih bisa digunakan. Namun di Sanglah, anak saya tidak dioperasi, hanya diberi pengobatan biasa," ucapnya.

Sepulang dari Sanglah, kondisi kesehatan sang buah hati mulai membaik. BAB-nya pun mulai normal.

Namun penyakit itu rupanya kembali kambuh, saat hari raya Galungan 14 April 2021 kemarin, perutnya tiba-tiba membesar.

Pun saat BAB, harus dibantu dengan menggunakan obat pelancar BAB.

"Kalau BAB, yang keluar hanya sedikit. Tapi anak saya tidak pernah menangis dan merasakan sakit. Kalau makan juga normal," katanya.

Mengingat penyakit gangguan pencernaan itu kembali kambuh, Jero Kadek sempat melarikan anaknya itu ke Puskesmas.

 Namun saat itu jaminan kesehatannya sudah tidak bisa digunakan.

Atas dasar itu lah, Jero Kadek akhirnya memutuskan untuk mengobati anaknya menggunakan ramuan herbal, berupa loloh (jamu) gamongan, serta minyak kelapa yang didapatkan dari seorang paranormal.

Baca juga: Tragedi Anak Bunuh Ayah di Buleleng Bali, Polisi Susun Berkas Perkara

Maklam saja, mengingat perekonomian pasutri ini sangat terbatas.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved