Breaking News:

Berita Klungkung

Uang Nasabah Diduga Diselewengkan Pengurus LPD Desa Dawan Kelod Klungkung Diperkirakan Capai Rp12 M

Enam orag warga menyambangi Polres Klungkung, Senin 24 Mei 2021. Mereka membuat laporan terkait dugaan penyelewenangan di LPD Desa Dawan Klod Klungkun

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Seorang warga yang juga nasabah LPD Dawan Kelod saat membuat laporan ke Polres Klungkung, Senin 24 Mei 2021 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Enam orag warga menyambangi Polres Klungkung, Senin 24 Mei 2021.

Mereka membuat laporan terkait dugaan penyelewenangan di LPD (Lembaga Perkreditan Desa) di Desa Dawan Kelod, Klungkung, Bali.

Dalam dugaan kasus tersebut, uang nasabah yang diselewengkan diestimasikan mencapai Rp12 miliar.

Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP Ario Seno Wimoko menjelaskan, pihaknya telah menerima laporan tersebut dan akan langsung melakukan pemeriksaan saksi-saksi. 

Baca juga: Dugaan Penyelewengan Uang di LPD Dawan Kelod, Warga Melapor ke Polres Klungkung 

" Dalam kasus ini, diduga ada penggelapan dari oknum pengurus LPD di Desa Dawan Kelod. Dugaan korbanya ada puluhan, dan estimasi kerugian mencapai Rp12 Miliar," ungkap Ario Seno Wimoko, mendampingi Waka Polres Klungkung, Kompol Luh Ketut Amy Ramayathi Prakasa.

Pihak kepolisian pun belum bisa memberikan informasi secara lengkap dan detail, karena kasus ini masih dalam pendalaman.

Setelah laporan ini, pihaknya secara maraton akan memeriksa semua saksi terkait.

Termasuk mengusulkan audit kerugian ke BPK (Badan Pemeriksa Keuangan).

"Untuk angka pasti kerugian dari kasus ini, nanti kami minta bantuan saksi ahli atau yang memiliki kewenangan seperti BPK," jelasnya.

Kasus ini pertama mencuat, karena warga tidak  bisa menarik uangnya di LPD Dawan Kelod.

Baca juga: Proyek Embung di Desa Getakan Klungkung Mulai Dikerjakan, Anggarannya Capai Rp 7,7 Miliar

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved