Breaking News:

Berita Klungkung

Polisi Tahan Ketua LPD Dawan Kelod Klungkung, Wirianti Gunakan Uang untuk Kebutuhan Sehari-hari

Ketua Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Dawan Kelod, Kabupaten Klungkung Ni Komang Wirianti telah memakai pakaian tahanan

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Ketua LPD Dawan Kelod Ni Komang Wirianti saat ditahan di Polsek Dawan, Kamis 27 Mei 2021 - Polisi Tahan Ketua LPD Dawan Kelod Klungkung, Wirianti Gunakan Uang untuk Kebutuhan Sehari-hari 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Ketua Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Dawan Kelod, Kabupaten Klungkung Ni Komang Wirianti telah memakai pakaian tahanan saat mendekam di sel Polsek Dawan, Klungkung, Bali, Kamis 27 Mei 2021.

Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP Ario Seno Wimoko mengatakan, wanita berkaca mata itu telah mengakui menggunakan uang LPD Dawan Klod sekira Rp 400 juta lebih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Ni Komang Wirianti terlihat tenang saat berada di balik jeruji besi Polsek Dawan.

Ia sudah mendekam di ruang tahanan sejak Selasa 25 Mei 2021 atau sehari setelah enam warga yang merupakan nasabah LPD Dawan Kelod melaporkan kasus ini ke Polres Klungkung.

Baca juga: Terkait Kasus Dugaaan Penggelapan Uang Nasabah,Kantor LPD Dawan Klod Klungkung Dipasang Garis Polisi

"Terhitung Selasa (25 Mei 2021), kami sudah lakukan penahanan terhadap terduga pelaku Ketua LPD Dawan Kelod," ujar AKP Ario Seno Wimoko, Kamis 27 Mei 2021.

Berdasarkan pemeriksaan, nilai kerugian sementara yang diberhasil dibuktikan kepolisian Rp 400 juta lebih.

"Ia (Wirianti) mengakui menggunakan uang LPD untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Jumlahnya Rp 400 juta. Itu yang masih kami dalami lagi," kata Seno Wimoko.

Jumlah tersebut masih jauh dari estimasi kerugian uang nasabah yang diperkirakan Rp 11 sampai Rp 12 miliar.

Penyidik kepolisian segera bersurat ke BPK agar melakukan audit guna mengetahui kerugian.

"Kami membutuhkan keterangan dari saksi ahli intansi yang berwenang untuk mengetahui berapa jumlah pasti kerugian dan kemana uang itu. Selain koordinasi dengan lembaga negara untuk hitung kerugian, kami juga terus koordinasi dengan pihak Bendesa, Pemkab serta LPLPD untuk memudahkan proses penyidikan selanjutnya," ungkapnya.

Halaman
123
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved