Berita Badung

Disdikpora Badung Tetap Persiapkan PTM Meski Pengendalian Pandemi Covid-19 di Bali Masuk Kategori D

Meski PTM itu belum pasti bisa terwujud, pasalnya banyak pertimbangan dari kementerian, salah satunya yakni Pengendalian Pandemi Covid-19 di Bali

Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Wema Satya Dinata
I Komang Agus Aryanta/Tribun Bali
Plt Kepala Disdikpora Badung I Made Mandi 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Dinas pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) kabupaten Badung tetap mempersiapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sesuai dengan protokol kesehatan.

Meski PTM itu belum pasti bisa terwujud, pasalnya banyak pertimbangan dari kementerian, salah satunya yakni Pengendalian Pandemi Covid-19 di Bali Masuk Kategori D.

Kategori pengendalian kategori D itu diketahui, saat Dinas Kesehatan setempat melakukan webinar bersama dengan Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) beberapa waktu lalu.

Jika kondisi pengendalian masuk kategori D PTM pun dikabarkan belum bisa dilaksanakan.

Baca juga: Pemkab Badung Tak Berani Pastikan Kapan PTM Digelar, Rencana di Bulan Juli Terancam Batal

Plt. Kadis Pendidikan, Pemuda dan Olahraga I Made Mandi tak menampik informasi tersebut.

Pihaknya mengaku sudah mendapatkan informasi terkait kategori pengendalian covid-19 dari Dinas Kesehatan setempat.

"Iya hasil webinar, memang kualitas pengendalian pandemi di Bali masih D, sehingga belum bisa dilakukan PTM," ungkapnya Selasa 1 Juni 2021.

Dijelaskan dari kajian yang dilakukan, hasil webinar tersebut juga menjadi salah satu pertimbangannya untuk melaksanakan PTM.

"Sampai kapan ini kan belum jelas juga. Namun kami kan masih menunggu guru-guru vaksin dua kali juga yang masih tercecer," sembari mengatakan termasuk juga menunggu waktu jeda setelah dilakukan vaksinasi ke dua.

Lebih lanjut Sekretaris Disdikpora itu mengatakan, Badung sifatnya hanya menunggu saja.

Pasalnya sesuai perintah menteri pendidikan, pembelajaran tatap muka dilakukan sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri.

Bahkan dirinya mengaku tetap mempersiapkan PTM tersebut dengan matang.

Selebihnya guru yang ada di Badung juga sebagian besar sudah mengikuti vaksin.

Guru di wilayah Petang sendiri katanya sudah akan selesai pelaksanaan vaksinasi untuk guru.

"Namun kini ada informasi dari Wamenkes, kan juga menjadi pertimbangan kita pada PTM yang dilaksanakan.

Baca juga: Warga Kerobokan Keluhkan Air Keruh & Cokelat, PDAM Badung Sebut Sedang Perbaikan Pipa Bocor

Sehingga nanti hasil kajian semua kita laksanakan kepada Ketua Satgas Covid-19 dalam hal ini Bapak Bupati Badung," bebernya.

"Intinya kalau ketua satgas dan pusat sudah memberikan, kita jalan sudah. Karena PTM ini kita persiapkan secara matang juga," tungkasnya. (*)

Artikel lainnya di Berita Badung

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved