Breaking News:

Berita Denpasar

Juknis Rampung, Jalur PPDB 2021 Dibagi Empat, Daya Tampung SMP di Denpasar 4.080 Siswa

Petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kota Denpasar telah rampung.

Penulis: Putu Supartika
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Ilustrasi: Tribun Bali/Dwi Suputra
Ilustrasi PPDB - Juknis Rampung, Jalur PPDB 2021 Dibagi Empat, Daya Tampung SMP di Denpasar 4.080 Siswa 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kota Denpasar telah rampung.

Rampungnya juknis ini setelah Dinas Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar melakukan koordinasi dengan DPRD Kota Denpasar.

Kabid Pendidikan SMP Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Denpasar, AA Gede Wiratama mengatakan, untuk jalur PPDB tahun 2021 ini dibagi menjadi empat, yakni jalur zonasi, jalur afirmasi, jalur prestasi, miwah jalur perpindahan orang tua.

Baca juga: Jelang PPDB Tahun Ajaran 2021/2022, Klungkung Akan Buka Kelas Khusus Olahraga

“Jalur zonasi kami bagi menjadi dua, yakni jalur umum dan dampak Covid-19. Khusus dampak Covid-19 diberikan kepada mereka yang orangtuanya terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) maupun yang orangtuanya dirumahkan,” katanya Sabtu, 5 Juni 2021 siang.

Ia menambahkan, untuk persentase jalur zonasi yakni 70 persen, untuk zonasi umum 50 persen dan dampak Covid-19 20 persen.

Jalur afirmasi mendapat kuota 5 persen, jalur perpindahan orang tua/wali sebanyak 2 persen.

Baca juga: Jelang PPDB Online di Klungkung, Aplikasi Mulai Dicoba Pekan Depan

Untuk jalur prestasi dibagi menjadi prestasi akademik sebanyak 5 persen dan jalur prestasi non akademik dengan proporsi utsawa dharma gita/lomba bulan bahasa bali 2 persen, jalur prestasi non akademik olahraga 5 persen, jalur prestasi non akdemik seni 5 persen, serta jalur prestasi non akademik Pesta Kesenian Bali 6 persen. 

“Untuk tahun 2021 ini kami hanya menampung 102 rombongan belajar (rombel) dengan kapasitas masing-masing rombel maksimal 40 siswa,” katanya.

Jumlah tersebut lebih sedikit dari tahun 2020 lalu, di mana jumlah rombel mencapai 116 rombel. 

Baca juga: Disdikpora Buleleng Larang Seluruh SD Lakukan Tes Calistung Saat PPDB, Utamakan Siswa Usia 7 Tahun

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved