Berita Gianyar
Dampak Pandemi, Restoran Khusus Turis China di Gianyar Kini Jadi Tempat Upacara Keagamaan
supaya bangunan restoran tidak terbengkalai, kini tempat tersebut beralih fungsi sebagai tempat upacara keagamaan dengan sebutan baru, Griya Taksu.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Noviana Windri
Dimana di jaman seperti sekarang ini, banyak umat yang tidak memiliki tempat ataupun waktu menggelar upacara.
• Bali Jadi Prioritas, Pemerintah Siapkan Modal Kerja bagi Pengusaha Hotel dan Restoran
• Tips Bikin Ayam Goreng ala Restoran Terkenal, Cukup Tambahkan Satu Bahan Ini
Namun di sisi lain, mereka tetap ingin melestarikan warisan leluhur.
Karena itu, menurut mereka, keberadaan Griya Taksu merupakan hal yang tepat.
Terlebih lagi di tempat lain, sudah ada banyak pihak yang menyediakan fasilitas seperti ini.
Adapun upacara keagamaan yang bisa dilangsungkan di Griya Taksu ini, antara lain, Menek Kelih, Telu Bulanan, Otonan, Mebayuh Oton, Sapu Leger, Potong Gigi hingga Perkawinan.
"Untuk biaya bervariatif. Tergantung permintaan, ada yang sendiri, berapa biayanya, kami siapkan," jelasnya.
IB Sumaba mengatakan, pelayanan untuk umat ini baru dibuka sejak Januari 2021.
Meski masih tergolong baru, namun Griya Taksu sudah dikenal oleh masyarakat.
"Mulai tanggal 16 Juni sudah ada kegiatan, Telu Bulanan," ujar. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/griya-taksu-ida-bagus-putu-sumaba-dan-ida-bagus-putu-sumantri.jpg)