Breaking News:

Sponsored Content

OJK Gelar Webinar Security Crowdfunding, UMKM Diharapkan Mendapatkan Wawasan

OJK menggelar Webinar Security Crowdfunding Sebagai Alternatif Pendanaan bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah

Istimewa
Tangkapan layar dari acara Webinar Security Crowdfunding Sebagai Alternatif Pendanaan bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Selasa 8 Juni 2021 - OJK Gelar Webinar Security Crowdfunding, UMKM Diharapkan Mendapatkan Wawasan 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar Webinar Security Crowdfunding Sebagai Alternatif Pendanaan bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pada Selasa 8 Juni 2021.

Acara tersebut dihadiri secara virtual oleh Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen, Kepala Kantor OJK Regional 8 Bali dan Nusra Giri Triboto dan Gubernur Bali Wayan Koster.

Lalu hadir juga Kepala Departement Pengawasan Pasar Modal 1A OJK Luthfy Zain Fuady, Kepala Kantor OJK Regional 6 Sulampua, Mohamad Nurdin Subandi dan Co-Founder and CEO CrowdDana James Wiryadi.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Kantor OJK Regional 8, Bali dan Nusra, Giri Triboto menuturkan, bahwa berbagai kebijakan stimulus telah dikeluarkan OJK di masa pandemi Covid-19 guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang dalam hal ini bersinergi dengan Pemerintah, Bank Indonesia serta dukungan dari Komisi 11 DPR RI.

Baca juga: Kepala OJK Regional Bali Nusra Apresiasi Program TPAKD Gianyar Sediakan Kredit Lawan Rentenir

"Beberapa kebijakan tersebut antara lain rekonstruksi bagi yang terdampak pandemi, relaksasi bobot resiko ATMR pada kredit pembiayaan seperti property, rumah tinggal, sector kesehatan dan pembelian kendaraan bermotor," kata Giri Tribroto.

Sementara, terkait dukungan kebijakan untuk mendorong pertumbuhan UMKM diantaranya mempercepat dan mempermudah akses pembiayaan bagi pelaku usaha khususnya UMKM, antara lain dengan memperluas proyek KUR Cluster yang telah berhasil di beberapa daerah.

Dan juga memperluas ekosistem digitalisasi UMKM dari hulu ke hilir, antara lain dengan proses KUR yang lebih mudah dan pengembangan platform market place digital.

"Hal ini diharapkan dapat membuka akses pembiayaan dan akses pasar bagi UMKM termasuk kepada kaum milenial yang usahanya terkendala akibat pandemi ini. UMKM sebagian besar merupakan usaha yang dibangun secara non formal oleh masyarakat yang dikenal dengan ekonomi kerakyatan," kata Giri Tribroto.

Dirinya juga menyebut bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional dan oleh karena itu sebagai salah satu penompang penting perekonomian Indonesia, UMKM merupakan sektor ekonomi yang sangat membutuhkan bantuan pendanaan dalam menopang pertumbuhan usahanya.

Halaman
1234
Penulis: Karsiani Putri
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved