Berita Bali

Sampai Juni 2021 Ini, Sudah 2.702 Warga Bali yang Berangkat Bekerja Sebagai PMI di Luar Negeri

hingga Kamis 10 Juni 2021 ini, sebanyak 2.702 orang PMI telah berangkat untuk bekerja ke kapal pesiar.

Penulis: Ragil Armando | Editor: Wema Satya Dinata
Dokumentasi Pemprov Bali
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Energi Sumber Daya Mineral (Disnaker ESDM) Provinsi Bali Ida Bagus Ngurah Arda 

TRIBUN-BALI.COM,  DENPASAR – Walaupun masa pandemi Covid-19 masih melanda dunia, tetapi tidak menyurutkan niat sebagian orang untuk bekerja ke luar negeri.

Bahkan seperti yang terjadi di Bali, beberapa Pekerja Migran Indonesia (PMI) sudah berangkat kerja ke luar negeri.

Salah satunya yang sudah berangkat adalah mereka yang bekerja di kapal pesiar.

Bahkan, hingga Kamis 10 Juni 2021 ini, sebanyak 2.702 orang PMI telah berangkat untuk bekerja ke kapal pesiar.

Baca juga: Disperinaker Badung Catat 97 PMI Sudah Berangkat Kerja ke Luar Negeri

“Yang sudah berangkat per data hari ini sebanyak 2.702 PMI,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali, Ida Bagus Ngurah Arda saat dikonfirmasi, Kamis siang.

Jumlah tersebut menurutnya relatif masih sedikit dari total PMI asal Bali yang dulu dipulangkan karena pandemi covid-19, sebanyak 15.742 orang.

“Kalau yang dipulangkan ada 15.742 orang,” ujar dia.

Pun begitu, pihaknya menyambut baik keberangkatan para PMI asal Bali tersebut.

Pasalnya, hal ini seperti secercah harapan bagi masyarakat Bali yang selama ini keadaan ekonominya terpuruk akibat hantaman pandemi.

“Baik lah, kita kan tahu di tengah-tengah masa seperti ini lapangan kerja terbatas, yang ada pekerja-pekerja punya skill dapat bersaing dengan tenaga kerja asing lainnya,” paparnya.

Ia juga menyebutkan bahwa untuk melindungi para PMI asal Bali Gubernur Bali, Wayan Koster telah menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 12 Tahun 2021 tentang Sistem Perlindungan PMI Krama Bali.

Bahkan, ia menyebut dalam pergub tersebut berbagai hak dan kewajiban para PMI tercantum jelas dalam Pergub itu.

“Semua persyaratan ada di Pergub 12 Tahun 2021, dalam Pergub tersebut bertujuan menjamin perlindungan PMI, termasuk hak-hak dan kewajiban mereka,” paparnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa dalam Pergub tersebut sangat komprehensif yakni meliputi perlindungan PMI asal Bali sebelum bekerja, perlindungan PMI asal Bali selama bekerja, perlindungan PMI asal Bali setelah bekerja, perlindungan keluarga PMI asal Bali, hak dan kewajiban, sistem informasi ketenagakerjaan dan pendaftaran PMI asal Bali, dan peran masyarakat.

Baca juga: Setiap Hari Ada yang Urus Izin Keberangkatan, 230 PMI Asal Gianyar Telah Bekerja di Luar Negeri

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved