Breaking News:

Berita Klungkung

Terkait Postingan Wisdom Merasa Diperas di Nusa Penida, Pemkab Klungkung & HPPNP Lakukan Penelusuran

Dalam utas tersebut, seorang wisatawan domestik membagikan pengalamannya saat berwisata ke Nusa Penida.

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Wema Satya Dinata
istimewa
Tangkapan layar dari salah satu postingan tentang wisdom yang merasa menjadi korban pemerasan terkoordinir di Nusa Penida 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Beberapa akun di media sosial Instagram dan twitter, berbagi postingan tentang pengalaman seorang wisatawan domestik (Wisdom) yang merasa menjadi korban pemerasan saat berkunjung ke Nusa Penida.

Hal ini pun menjadi ramai diperbincangkan di media sosial.

Dalam utas tersebut, seorang wisatawan domestik membagikan pengalamannya saat berwisata ke Nusa Penida.

Ia merasa menjadi korban pemerasan saat berkunjung di Nusa Penida.

Baca juga: Beberapa Desa di Nusa Penida Akan Gelar Pengabenan Masal, Satgas Minta Peserta dalam Keadaan Sehat

Saat itu ia menyewa sepeda motor dan dalam perjalanan dari Pantai Atuh ke Pantai Kelingking.

Hanya saja dalam perjalanan, ia terlibat kecelakaan dengan sebuah mobil Toyota Avanza.

Wisdom itu menyebut, mobil yang terlibat kecelakaan dengannya mengalami penyok pada bagian depan.

Namun kagetnya ia, saat diminta ganti rugi uang Rp 18 juta serta biaya derek Rp 650 ribu.

Padahal menurut si wisdom tersebut, kerusakan seperti itu tidak sampai menghabiskan biaya sampai Rp 18 juta.

Wisdom tersebut juga mengisahkan bagaimana dirinya merasa tertekan, oleh keluarga pemilik mobil, bengkel, demikian halnya dengan pihak yang menyewakan motor dan fast boat. Sehingga ia mencurigai upaya semacam itu dilakukan secara sengaja dan terkoordinasi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved