Breaking News:

Berita Denpasar

Koster Akhirnya Ikut Terapkan PPKM Darurat di 9 Kabupaten/Kota se-Bali Sesuai Kriteria Level Tiga

Gubernur Bali, Wayan Koster menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali siap melaksanakan PPKM Darurat

Penulis: Ragil Armando | Editor: Karsiani Putri
Koster Akhirnya Ikut Terapkan PPKM Darurat di 9 Kabupaten/Kota se-Bali Sesuai Kriteria Level Tiga
Ragil Armando
Gubernur Bali, Wayan Koster dalam konferensi persnya di Gedung Gajah, Rumah Jabatan Gubernur Bali Jayasabha, Denpasar, Jumat 2 Juli 2021

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Gubernur Bali, Wayan Koster menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali siap melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sesuai perintah Pemerintah Pusat.

Bahkan, pihaknya langsung mengeluarkan Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 9 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Corona Virus Disease 2019 Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru.

BACA JUGA: Jembrana Berlakukan PPKM Darurat, Sejumlah Sektor Kegiatan Publik Akan Dibatasi

Hal ini seperti diungkapkannya dalam konferensi persnya di Gedung Gajah, Rumah Jabatan Gubernur Bali Jayasabha, Denpasar, Bali Jumat 2 Juli 2021.

“Dasar Instruksi Mendagri Nomor 15 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Corona Virus Disease 2019 di wilayah Jawa dan Bali. Gubernur Bali mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 9 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Covid-19 Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali,” ucap Koster.

Ia menjelaskan bahwa dikeluarkannya SE Gubernur tersebut sendiri dikeluarkan dengan mempertimbangkan dua hal, yaitu pertama semakin tingginya penularan Covid-19 di wilayah Provinsi Bali saat ini yang ditandai dengan semakin meningkatnya kasus baru Covid-19 perhari.

“Kedua semakin pentingnya bagi semua pihak untuk menjaga kesehatan, kenyamanan, keamanan, dan keselamatan bagi masyarakat Bali,” paparnya.

Koster juga menjelaskan bahwa PPKM Darurat Covid-19 berlaku untuk sembilan Kabupaten/Kota di Bali sesuai kriteria level tiga.

“Karena Bali ini satu kesatuan wilayah, ini semua Bupati dan Walikota sepakat menerapkan kebijakan se-Bali, karena yang Karangasem kan berinteraksi, Denpasar juga, banyak warga Karangasem yang bekerja di Denpasar, begitu pula Tabanan,” jelasnya.

Koster juga mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (Sekolah, Perguruan Tinggi, Akademi, dan Tempat Pendidikan/Pelatihan) dilakukan secara daring/online; pelaksanaan kegiatan pada sektor non esensial diberlakukan 100 persen) Work from Home (WFH).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved