Berita Jembrana

Jembrana Berlakukan PPKM Darurat, Sejumlah Sektor Kegiatan Publik Akan Dibatasi

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Karsiani Putri
Bupati Tamba memimpin rapat koordinasi PPKM Darurat, Jumat 2 Juli 2021

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA- Jembrana termasuk salah satu Kabupaten di Bali yang akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat.

PPKM darurat mulai berlaku dari tanggal 3 Juli  hingga 20 Juli 2021.

BACA JUGA: PPKM Darurat Diberlakukan di Jawa dan Bali, PTM Kembali Ditunda

Kebijakan dari Pemerintah Pusat ini berdasarkan SE Mendagri No 15 Tahun 2021 dan  sesuai arahan Presiden Jokowi, diambil guna mempercepat pengendalian Covid-19 yang belakangan meningkat dengan tajam khususnya di Jawa dan Bali.

Jembrana termasuk Kabupaten yang diputuskan oleh Satgas Nasional, menerapkan PPKM darurat.

Penilaian ini berdasarkan trend kenaikan kasus yang terus terjadi dalam sepekan sehingga perlu langkah cepat.

Usai rapat bersama jajaran Satgas Covid-19 di Kantor Bupati Jembrana, Jumat 2 Juli 2021.

Bupati Jembrana, I Nengah Tamba mengatakan Jembrana dan 6 Kabupaten lainnya di Bali akan menerapkan PPKM Darurat sesuai petunjuk Pusat.

Sejumlah sektor kegiatan publik akan dibatasi saat PPKM darurat berlangsung.

Pembatasan terutama pada kegiatan yang berpotensi mengundang keramaian.

Halaman
123