Breaking News:

Corona di Bali

Pengetatan di Pintu Masuk Badung dari Singaraja, 3 Kendaraan Tanpa Tujuan Diminta Putar Balik

Kali ini pengetatan dilakukan di Jalan Raya Mengwitani yakni pintu masuk Badung dari arah Kabupaten Singaraja pada Kamis 8 Juli 2021.

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Aparat kepolisian Polres Badung saat melakukan pengetatan di Jalan I Gusti Ngurah Rai depan Kantor Camat Mengwi pada Kamis 8 Juli 2021 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Kepolisian Resor Badung terus melakukan pengetatan di pintu masuk Kabupaten Badung.

Kali ini pengetatan dilakukan di Jalan Raya Mengwitani yakni pintu masuk Badung dari arah Kabupaten Singaraja pada Kamis 8 Juli 2021.

Pengetatan yang dilakukan dari pukul  06.00 wita itu, memeriksa ratusan kendaraan yang masuk ke Badung.

Namun dari ratusan kendaraan tercatat tiga kendaraan terpaksa diminta putar balik karena tujuannya tidak jelas.

Baca juga: Bantu Ketersediaan Air Bersih, TNI AD di Bali Segera Pasang Pompa Hidram di Desa Plaga Badung

Kasat lantas Polres Badung Akp Aan Saputra, R.A, SIK, MH yang memimpin penyekatan itu mengakui pemeriksaan terhadap kendaraan yang memasuki wilayahnya dalam rangka pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat sesuai Instruksi Mendagri No 15/2021.

"Untuk di wilayah utara pintu masuk Badung, kita laksanakan pengetatan di Jalan I Gusti Ngurah Rai depan Kantor Camat Mengwi. Sehingga masyarakat yang dari arah Tabanan atau Singaraja bisa dilakukan pemeriksaan," katanya.

Baca juga: Menteri Luhut Apresiasi Bupati Giri Prasta, Tekan Penyebaran Pandemi Covid-19 di Badung

Pada pengawasan pelaksanaan PPKM Darurat Covid 19 itu, pihaknya menurunkan sebanyak 11 personel dengan dibantu petugas Satpol PP Badung sebanyak 3 personel.

Semua personel tersebut melakukan pemeriksaan dengan ketat kepada pengendara yang masuk wilayah Badung.

"Pada pelaksanaan penyekatan dan pemeriksaan imbuan terus kami lakukan kepada pengguna jalan yang memasuki wilayah Badung agar tetap tinggal di rumah apa bila tidak ada kegiatan mendesak."

Baca juga: Polres Badung Tambah Lokasi Penyekatan PPKM Darurat di Wilayah Kuta Utara

"Selain itu mengurangi aktivitas di jalan agar dapat meminimalisir perkembangan virus yang masih berkembang sehingga bisa secepat makin aktivitas normal kembali," bebernya.

Dijelaskan pada pemeriksaan tidak hanya berpaku pada administrasi kendaraan namun yang sangat penting dalam pemeriksaan surat kelengkapan swab antigen dan PCR serta surat keterangan kerja dari masing masing perusahaan.

"Dari hasil pendataan, ada 150 kendaraan yang kami periksa, yakni roda dua 100, roda empat 40 kendaraan, roda enam 6 kendaraan dan mobil box 5 kendaraan," bebernya 

Baca juga: Pastikan Ketersediaan Oksigen di Badung Aman, Sekda Adi Arnawa Pantau Kesiapan RSD Mangusada

Lebih lanjut dijelaskan, dari 150 kendaraan yang diperiksa, ada sebanyak 3 kendaraan yang diminta putar balik karena tidak mengantongi suket atau dengan tujuan yang tidak jelas.

"Selama giat berjalan kondusif, namun akan terus kita perketat untuk menekan angka kasus selama PPKM Darurat ini," tambahnya. (*)

Berita lainnya di Berita Badung

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved