Breaking News:

Berita Denpasar

Desa Adat Padangsambian Denpasar Gelar Ngaben Massal, Sederhana Tetapi Tidak Mengurangi Makna

Desa Adat Padangsambian Denpasar, Bali, menggelar ngaben massal di setra Desa Adat Padangsambian

Tribun Bali/Putu Supartika
Prosesi ngaben massal Desa Adat Padangsambian yang digelar dengan menerapkan prokes ketat - Desa Adat Padangsambian Denpasar Gelar Ngaben Massal, Sederhana Tetapi Tidak Mengurangi Makna 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Desa Adat Padangsambian Denpasar, Bali, menggelar ngaben massal di setra Desa Adat Padangsambian pada Minggu 11 Juli 2021.

NGABEN massal ini dilaksanakan pantia dengan mematuhi protokol kesehatan ketat dan peserta terbatas.

Setiap warga yang terlibat dalam prosesi wajib menggunakan name tag yang telah disiapkan panitia.

Mereka yang tak menggunakan name tag tak diizinkan masuk ke areal setra.

Baca juga: Beberapa Desa di Nusa Penida Akan Gelar Pengabenan Masal, Satgas Minta Peserta dalam Keadaan Sehat

Selain itu, di pintu masuk setra pecalang menjaga ketat serta mengukur suhu badan peserta yang mengikuti prosesi ngaben massal tersebut.

“Kami menggelar pengabenan ini dengan prokes yang ketat dan sudah sesuai hasil rapat bersama Kapolsek, Danramil, Satgas Covid-19 dan juga lurah,” kata Ketua Panitia Ngelungah, Ngaben dan Memukur, Jero Mangku Made Puja yang diwawancarai Tribun Bali.

Prosesi ngaben massal juga dipantau oleh Satgas Covid-19 dan panitia terus mengingatkan peserta yang terlibat agar mematuhi protokol kesehatan (prokes).

Prosesi pembakaran kajang atau sekah menerapkan jarak 1.5 meter.

Adapun jumlah sawa atau jenazah yang diaben sebanyak 42.

Sementara ngelungah sebanyak 64 sehingga totalnya sebanyak 106 peserta.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved