Breaking News:

Berita Denpasar

Ditangkap Saat Menempel Sabu di Denpasar Utara, Dua Sekawan Dituntut 12 Tahun Penjara

Herman dan Wawan Ariawan dituntut pidana penjara selama 12 tahun oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Penulis: Putu Candra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Net
Ilustrasi sabu-sabu - Herman dan Wawan Ariawan dituntut pidana penjara selama 12 tahun oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Herman dan Wawan Ariawan dituntut pidana penjara selama 12 tahun oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dua sekawan ini dituntut pidana, karena dinilai bersalah melakukan tindak pidana narkotik. Diketahui, Herman dan Wawan ditangkap petugas kepolisian Polresta Denpasar saat menempel paket sabu di Denpasar Utara. 

"Tuntutan sudah dibacakan jaksa. Keduanya dituntut pidana penjara selama 12 tahun dan pidana denda masing-masing Rp 1 miliar subsider 3 bulan penjara," jelas Aji Silaban selaku penasihat hukum para terdakwa saat ditemui di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Senin, 12 Juli 2021.

Baca juga: Diperintah Adiknya Ambil Sabu 1,5 Kg di Kuta, Lu Ming Fee Dituntut 17 Tahun Penjara

Dikatakan Aji, oleh JPU, kedua kliennya dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah bersalah tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan narkotik Golongan I.

Atas perbuatannya, Herman dan Wawan dijerat Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotik. 

"Kami akan mengajukan pembelaan tertulis atas tuntutan jaksa penuntut," tegas pengacara dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar ini. 

Baca juga: Tempel Sabu di 70 Lokasi, Darmadi Menerima Ketika Diganjar 10 Tahun Penjara

Diungkap dalam surat dakwaan JPU, terlibatnya kedua terdakwa dalam bisnis terlarang ini berawal pada hari Sabtu, 30 Januari 2021 sekira pukul 20.00 Wita, Herman ditawari menempel narkoba oleh orang yang dipanggilnya Bli (DPO) dengan upah Rp 50 ribu untuk satu alamat tempelan. Herman pun menerima tawaran pekerjaan itu. 

Untuk mendukung pekerjaannya, oleh Bli, Herman diberikan 2 timbangan digital,1 bendel plastik klip kosong, 1 bendel pipet bening strip biru, 1 buah gunting, dan 1 buah isolasi. 

Baca juga: Ditangkap Saat Menempel Sabu, Arvin Menerima Dihukum 12 Tahun Penjara

Kemudian pada hari Jumat, 26 Pebruari 2021 sekira pukul 03.00 Wita, Herman menerima paket klip besar berisi sabu dari Bli,  lalu disimpan di kamar kosnya di Jalan Batur, Mengwitani, Mengwi, Badung. Selanjutnya Herman memecah dan akan menempel paket sabu tersebut atas perintah Bli. 

Saat akan menempel sabu, Herman mengajak Wawan. Keduanya pun berangkat, dan menempel sabu di tiga tempat di sekitaran Denpasar Utara.

Namun apes saat akan menempel sabu di lokasi keempat yakni di depan sebuah toko di Jalan Buluh Indah, Pemecutan Kaja, Denpasar Utara keduanya diringkus petugas kepolisian dari Polres Kota Denpasar. 

Baca juga: Puluhan Kilogram Paket Ganja dan Sabu Dimusnahkan di BNNP Bali, Brigjen Sugianyar: War On Drugs

Kemudian dilakukan penggeledahan, dan dari tas slempang yang dibawa Herman ditemukan 5 plastik klip berisi sabu. Juga ditemukan 1 plastik klip sabu terbungkus potongan pipet bening strip biru di trotoar di samping Herman. 

Penggeledahan berlanjut ke kos terdakwa Herman. Di sana petugas kembali menemukan 18 paket klip sabu serta 1 buah timbangan digital dan barang bukti terkait lainnya. Total berat sabu yang berhasil disita oleh petugas kepolisian sebesar 26.53 gram. (*)

Berita lainnya di Peredaran Narkotika di Bali

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved