Berita Bali

Soal Wacana PPKM Darurat Akan Diperpanjang hingga 6 Minggu, Begini Respons Pemprov dan DPRD Bali

Sinyal ini diberikan Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani saat Rapat Kerja bersama dengan Badan Anggaran DPR RI, Senin 12 Juli 2021 kemarin

Penulis: Ragil Armando | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Putu Supartika
Pelaksanaan penyekatan PPKM Darurat di Kelurahan Panjer, Denpasar - Soal Wacana PPKM Darurat Akan Diperpanjang 6 Minggu, Begini Respons Pemprov dan DPRD Bali 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali dikabarkan akan diperpanjang sampai enam minggu ke depan.

Sinyal ini diberikan Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani saat Rapat Kerja bersama dengan Badan Anggaran DPR RI, Senin 12 Juli 2021 kemarin.

Menurut dia, perpanjangan tersebut dilakukan untuk menurunkan angka kasus Covid-19.

Terkait kabar tersebut, Sekretaris Satgas Covid-19 Provinsi Bali, Made Rentin belum bisa berkomentar banyak terkait hal tersebut.

Baca juga: 10 Hari Pelaksanaan PPKM Darurat, DKLH Bali Akui Terjadi Penurunan Volume Sampah di TPA Suwung

Ia menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada keputusan resmi dari pemerintah pusat terkait dengan perpanjangan masa PPKM Darurat tersebut.

Pria yang juga Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Provinsi Bali ini menyebut bahwa pihaknya juga menuggu keputusan resmi terkait apakah PPKM Darurat akan diperpanjang atau berakhir sesuai rencana pada tanggal 20 Juli 2021 nanti.

“Belum tahu, kita tunggu dari pusat,” ucapnya singkat saat dikonfirmasi, Selasa 13 Juli 2021 sore.

Di sisi lain, Ketua Fraksi PDIP DPRD Bali, Dewa Made Mahayadnya alias Dewa Jack mengakui menghadapi pilihan sulit terkait adanya wacana perpanjangan PPKM Darurat di Jawa dan Bali.

Apalagi, saat ini masyarakat dihadapkan dua pilihan yakni antara keselamatan nyawa manusia atau menyelamatkan perekonomian yang terpuruk akibat pandemi Covid-19.

Bahkan, ia mengaku mendapat keluhan yang cukup banyak dari masyarakat terkait susahnya mereka menyambung hidup akibat PPKM Darurat ini.

“Bukan sedikit lagi, kami menerima keluhan luar biasa banyaknya, tapi ini keadaan disebut PPKM Darurat. Jadi pilihannya nyawa manusia oleh virus ini atau masyarakat mesti legowo. Kami susah memberikan pendapat soal ini,” paparnya, Selasa 13 Juli 2021.

Pun begitu, sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah pusat, pihaknya bersama Pemprov Bali mau tidak mau harus mau mendukung jika memang PPKM Darurat tersebut harus diperpanjang.

“Ya tentu provinsi ini kan kepanjangan pusat, kita tentu mendukung sekalipun dalam istilah yang sekarang kita alami bersama kesusahan ekonomi luar biasa,” kata politikus yang juga Bendahara DPD PDIP Bali ini.

Dewa Jack juga mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat pihaknya mendengar akan ada stimulus sembako dari pemerintah pusat bagi masyarakat di Bali yang terdampak akibat PPKM Darurat ini.

Baca juga: Buat Gerakan Warga Bantu Warga, BEM 14 Kampus se-Bali Siap Bantu Masyarakat Terdampak PPKM Darurat

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved