Breaking News:

Berita Buleleng

202 Anggota Babinsa di Buleleng Dilatih Cara Menggunakan Rapid Test Antigen

Pelatihan ini dilakukan mengingat TNI mendapat instruksi dari Presiden untuk membantu melakukan tracing dan testing.

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Babinsa saat dilatih cara menggunakan rapid test antigen, Rabu (28/7/2021). 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Sebanyak 202 anggota Babinsa dilatih cara menggunakan rapid test antigen, Rabu 28 Juli 2021. 

Pelatihan ini dilakukan mengingat TNI mendapat instruksi dari Presiden untuk membantu melakukan tracing dan testing.

Pelatihan rapid test antigen ini dilaksanakan di Kodim 1609/Buleleng oleh petugas medis dari RS TNI AD Wirasatya Singaraja.

Dandim 1609/Buleleng, Letkol Inf Windra Lisrianto mengatakan, sesuai instruksi presiden, tracing dan testing kepada warga yang kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif Covid  dikoordinir oleh TNI-Polri.

Baca juga: Tim Yustisi Gerebek Judi Tajen di Desa Kayuputih Buleleng, Penyelenggaranya Didenda Rp 1 Juta

Atas instruksi tersebut, pada Rabu, seluruh anggota Babinsa yang ada di Buleleng pun dilatih cara mengambil sampel dengan menggunakan alat rapid test antigen.

Pelatihan ini akan dilaksanakan hingga Kamis (29/7/2021), dipimpin oleh Kakesdam IX/Udayana, Kolonel Inf Rachmad Zulkarnaen.

Setelah menjalani pelatihan, para Babinsa akan langsung melakukan tracing dan testing (rapid test antigen) berdasarkan data yang ada di aplikasi Si Lacak.

Dimana pada aplikasi tersebut, terdapat data  warga yang kontak erat dengan pasien terkonfirmasi.

"Ini kami lakukan untuk mempercepat atau membatasi penularan Covid. Serta untuk membantu nakes, yang mulai kelelahan," terangnya.

Disinggung terkait alat rapid test yang digunakan, kata Lisrianto disuplai dari Kesdam IX/Udayana.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved