Breaking News:

Berita Klungkung

Inspektorat Klungkung Hanya Miliki 5 Auditor yang Kompeten Hitung Kerugian Negara

Inspektorat Klungkung menerima limpahan 2 permohonan audit kerugian negara dari pihak Kejari Klungkung

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Inspektur Daerah Klungkung I Made Seger - Terima 2 Permohonan Audit, Inspektorat Klungkung Hanya Miliki 5 Auditor Yang Kompeten Hitung Kerugian Negara 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Inspektorat Klungkung menerima limpahan 2 permohonan audit kerugian negara dari pihak Kejari Klungkung.

Meskipun demikian, ternyata tidak semua auditor di Inspektorat bisa melakukan audit kerugian negara.

Dua permohonan penghitungan kerugian negara yang masuk ke Inspektorat Klungkung merupakan kasus dugaan penyelewengan di LPD Desa Ped dan yang terbaru dugaan penyelewengan uang hasil penjualan air tangki PDAM Klungkung Unit Nusa Penida.

Inspektur Daerah Klungkung, I Made Seger menjelaskan, audit perhitungan kerugian negara membutuhkan waktu yang cukup lama.

Baca juga: UPDATE Pelamar CPNS & PPPK 2021 di Pemkot Denpasar Sudah 5.802 Orang, Terbanyak pada Jabatan Auditor

Apalagi perlu juga dilakukan pengumpulan bukti dan konfirmasi dari para saksi.

"Permohona audit (Kasus LPD Ped) baru kami terima sebulan lalu. Saat ini proses audit tengah berjalan," jelas Made Seger, Selasa 9 Agustus 2021.

Sementara, untuk kasus dugaan penyelewengan penjualan air tangki PDAM Klungkung Unit Nusa Penida, masih didalami kronologis perkaranya.

Terkait permintaan audit kerugian negara ini, Inspektorat Klungkung tidak menampik jika ada beberapa kendala.

Misalnya jumlah auditor di Inspektorat Klungkung terbatas, apalagi untuk menghitung kerugian negara harus punya sertifikat khusus.

Selain itu, menurut Made Seger, menghitung kerugian negara memerlukan kecermatan dan keahlian khusus.

Sementara itu, pekerjaan lain di Inspektorat juga sedang menumpuk.

"Kami memiliki 24 orang auditor, tapi yang bisa melakukan perhitungan kerugian negara karena memiliki sertifikat investigasi hanya 5 orang," jelas Made Seger.(*).

Baca juga: Forapi Jaya dan Kemenpar Adakan Pelatihan Calon Auditor Pariwisata Bidang Usaha Hotel

Kumpulan Artikel Klungkung

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved