Serba serbi
Arti Pakaian Hitam Dalam Sebuah Prosesi Kematian di Bali
Pakaian berwarna hitam nampaknya menjadi warna pilihan, saat ada sebuah upacara pemakaman.
Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Lalu apa tujuannya berpakaian warna hitam pada saat melayat?
Tujuannya adalah sangat mulia sebab secara sosial kemasyarakatan, hal itu ikut menunjukkan dan ikut merasakan atau mempunyai nilai rasa simpati yang mendalam pada keluarga yang kena musibah kematian.
Hal seperti ini, sangat berkaitan erat bagi seluruh umat Hindu di Bali.
Sesuai dengan adanya filsafat yang sering dikumandangkan dan bernilai sangat mulia yaitu 'Paras-paros sarpanaya, salunglung sabayantaka' yang artinya saling asah, asih dan saling asuh.
"Isi ucapan filsafat itu sangat mulia dalam kehidupan sebagai umat Hindu pada khususnya. Tentunya juga sebagai umat manusia pada umumnya," ujarnya. Dengan demikian, berlaku konsep rasa sosial kebersamaan dan tampak ada unsur saling peduli antara kehidupan manusia yang satu dengan kehidupan manusia yang lainnya. Sehingga muncullah rasa gotong royong.
"Begitu sangat mulianya arti serta makna berbusana (berpakaian) bagi umat Hindu, maka marilah bersama- sama ikut melestarikan budaya busana adat Bali. Sehingga tidak punah sebagai wujud ciri khas tersendiri dalam berbusana sebagai orang Bali yang boleh dikatakan terkenal di mancanegara," katanya.
Sehubungan dengan itu, pemakaian busana harus menggunakan istilah 'double R' yaitu selalu menggunakan rasio(R),dan rasa(R) dalam berbusana.
Yang selalu menyesuaikan dengan situasi, kondisi, toleransi dan kebutuhan.
Serta yang didasari dengan pemikiran, bahwa pakaian yang dikenakan dapat membuat kedamaian, ketenangan, kenyamanan, baik untuk diri sendiri maupun kenyamanan untuk orang lain yang melihatnya.
"Berbusana adat Bali penuh dengan simbol- simbol keagamaan yang tidak bisa lepas dengan ajaran kebenaran atau Dharma. Karena pakaian adat ini sarat dengan nilai-nilai budaya busana Bali, sebagai ciri khas yang memberikan nilai budaya yang adiluhung," tegasnya. (*)
Artikel lainnya di Serba serbi