Berita Gianyar
Jangan Sembunyikan, Wakil Ketua DPRD Gianyar: SE PHDI-MDA Harus Benar-benar Direalisasikan
Wakil Ketua DPRD Gianyar, Gusti Ngurah Anom Masta, dari Partai Golkar, mengatakan dirinya pun telah lelah dengan kondisi seperti ini
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Menurut politikus asal Blahbatuh itu, jumlah 15 orang tidak memungkinkan untuk melangsungkan upacara pengabenan.
Diapun memberikan solusi, agar ketika ada masyarakat yang meninggal, jenazahnya dikingsan ring gni atau dikremasi.
Ketika ada hari baik untuk ngaben, dan saat itu situasi sudah membaik, maka yang bersangkutan bisa dilakukan upacara pengabenannya saat itu.
Anom Masta juga menilai, para sulinggih diberikan tembusan dan pemahaman tentang upacara keagamaan yang harus sesuai protokol kesehatan.
Baca juga: PHDI dan MDA Bali Imbau Umat Batasi Kegiatan Yadnya,Odalan Maksimal Diikuti 10 Orang & Tanpa Wawalen
Sebab, masyarakat ketika menggelar upacara, pastinya akan meminta petunjuk pada sulinggih.
"Para sulinggih juga harus diberikan tembusan dan pemahaman tentang SE ini. Biar upacara yang akan dipimpin, tetap menerapkan protokol kesehatan. Sulinggih sangat penting dalam penerapan protokol kesehatan ini. Karena jika sudah beliau yang berucap, pasti akan dipatuhi oleh krama," tandasnya. (*).
Kumpulan Artikel Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/gusti-ngurah-anom-masta-jangan-sembunyikan.jpg)