Breaking News:

Corona di Bali

Kasus Jenazah Tertukar di Gianyar, Suami MR juga Wafat, Bendesa Tanya Pembiayaan Swab

Bendesa Tanya Pembiayaan Swab, SE PHDI dan MDA Bali Wajib Tes Sebelum Upacara, Kasus Jenazah Tertukar, Suami MR juga Wafat

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
tribun bali/ i wayan eri gunarta
Tampak kuburan jenazah pasien yang terkonfirmasi Covid-19 di Desa Adat Tengkulak Kaja, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Bali, pada Jumat 13 Agustus 2021 - Kasus Jenazah Tertukar di Gianyar, Suami MR juga Wafat, Bendesa Tanya Pembiayaan Swab 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Satu lagi krama Desa Adat Tengkulak Kaja, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, meninggal dunia.

I Gusti PT menyusul istrinya, Sabtu 14 Agustus 2021.

Sebelum meninggal, ia menjalani perawatan di RSUD Sanjiwani.

Almarhum terkonfirmasi Covid-19 juga disertai komorbiditas jantung.

Baca juga: PHDI Bali Keluarkan Surat Perihal Protokol Penanganan Jenazah, Minta Paling Lama Dua Hari

Gusti PT adalah suami dari Ni Gusti MR yang lebih dulu meninggal terkonfirmasi Covid-19.

Namun jenazah Ni Gusti MR batal dikremasi karena tertukar dengan jenazah dengan nama yang nyaris sama, dan sama-sama berasal dari Desa Adat Tengkulak Kaja.

Jero Bendesa Tengkulak Kaja, Made Selamet mengonfirmasi kabar ini. Sebelum meninggal, yang bersangkutan diisolasi sebagai pasien Covid-19.

"Kemarin langsung dimakamkan oleh Satgas Covid-19 Kabupaten," ujarnya, Minggu 15 Agustus 2021.

Ia mengatakan, jumlah warga Desa Adat Tengkulak Kaja yang terkonfirmasi Covid-19 sebanyak enam orang.

Tiga orang meninggal, dan tiga orang lagi sedang menjalani isolasi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved