Breaking News:

Berita Bangli

Sepekan Bangli Naik Level PPKM, BOR Menurun Namun Kasus Aktif Meningkat

Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit di Bangli telah mengalami penurunan.

Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Karsiani Putri
Dok. RSUD Klungkung
ILUSTRASI- Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit di Bangli telah mengalami penurunan. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI- Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit di Bangli telah mengalami penurunan.

Kendati demikian, dilihat dari jumlah pertumbuhan kasus aktif Covid-19, justru mengalami peningkatan.

Humas Satgas Covid-19 Bangli, I Wayan Dirgayusa mengatakan tingkat hunian rumah sakit atau BOR saat ini mencapai 73 persen.

Terjadi tren penurunan jika dibandingkan saat Bangli menerapkan PPKM Level 3 pada 3 Agustus hingga 9 Agustus lalu.

“Saat itu BOR di rumah sakit 93 persen,” ujarnya, Senin 16 Agustus 2021. 

Kini, Bangli sudah sepekan melaksanakan PPKM Level 4. Walaupun BOR mengalami penurunan, Dirgayusa mengaku dari sisi pertumbuhan kasus justru mengalami peningkatan dibandingkan saat Bangli menerapkan PPKM level 3.

Sesuai data, paparnya, pada PPKM level 3 angka kasus tertinggi di Bangli, yakni 64 kasus dan terendah 20 kasus.

Sedangkan pada PPKM level 4 yakni 10 Agustus hingga 16 Agustus, kasus tertinggi diketahui sebanyak 102 kasus, dan terendah 31 kasus.

BACA JUGA: Bangli Mulai Terapkan Isoter Berbasis Desa Dari yang Sebelumnya Memberlakukan Isoman 

Kata Dirgayusa hal tersebut dikarenakan sebagian besar masyarakat yang terpapar Covid-19, merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG).

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved