Breaking News:

Berita Buleleng

Lima Pria Asal Desa Anturan Bobol Gudang Barang Bekas di Desa Kalibukbuk Buleleng

Mereka terjerat kasus pembobolan sebuah gudang barang-barang bekas yang ada di Jalan Seririt-Singaraja, tepatnya di Desa Kalibukbuk, Kecamatan

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Polisi menunjukkan pelaku pembobolan gudang barang-barang bekas di Desa Kalibukbuk, Rabu (18/8/2021) 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Lima pria asal Desa Anturan, Kecamatan/Kabupaten Buleleng ditangkap polisi.

Mereka terjerat kasus pembobolan sebuah gudang barang-barang bekas yang ada di Jalan Seririt-Singaraja, tepatnya di Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng.

Kapolres Buleleng, AKBP Andrian Pramudianto ditemui Rabu (18/8/2021) mengatakan, kelima tersangka masing-masing bernama Ketut Wardana (36), Ketut Widi Arjaya (45), Gede Sudiasa alias Bandit (19) Gede Karismawan (47), Gede Sudiasa (19), dan Kadek S (17).

Kelimanya membobol gudang milik Kadek Regen Suriyawan (35) pada Senin (2/8/2021) lalu.

Baca juga: Picu Kerumunan, Aksi Sosial di Penataran Buleleng Dibubarkan, Warga Membandel Disemprot Air

Saat itu, korban sedang mengecek barang-barang bekas yang ada di gudangnya.

Ternyata beberapa barang berupa satu unit kulkas, satu meja besi, satu buah troly, satu buah kereta dorong terbuat dari besi, satu buah rak panjang, dan sebuah penanak nasi telah raib.

Tak terima barangnya hilang, korban kemudian melaporkan kejadian ini ke Mapolres Buleleng.

Berangkat dari laporan tersebut, Reskrim Polres Buleleng kemudian melakukan penyelidikan. Hingga berhasil menangkap kelima pelaku.

Kepada polisi, para pelaku mengaku mencuri barang-barang milik korban dengan cara merusak pintu masuk gudang, lalu mengangkut barang-barang milik korban dengan menggunakan mobil pikap.

Barang hasil curian kemudian dijual kepada seorang pengepul.

Akibat perbuatannya kelima pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP, dengan ancaman lima tahun penjara.

"Dari kelima pelaku ini, satu diantaranya positif Covid. Sehingga harus menjalani isolasi di tempat terpusat dengan pengawasan ketat polisi," tutupnya. (*)

Artikel lainnya di Berita Buleleng

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved