Berita Buleleng
Picu Kerumunan, Aksi Sosial di Penataran Buleleng Dibubarkan, Warga Membandel Disemprot Air
Aksi sosial bagi-bagi ayam dan sayuran yang dilakukan oleh dr Ketut Putra Sedana di kediamannya yang terletak di Lingkungan Penataran, Kelurahan Kendr
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Aksi sosial bagi-bagi ayam dan sayuran yang dilakukan oleh dr Ketut Putra Sedana di kediamannya yang terletak di Lingkungan Penataran, Kelurahan Kendran, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, Bali, pada Selasa 17 Agustus 2021 dibubarkan Tim Cakrananggala.
Pasalnya, aksi sosial tersebut memicu kerumunan.
Dari pantauan, ratusan warga berkerumun di depan kediaman milik dokter kandungan yang cukup terkenal di Buleleng itu sejak pukul 06.30 wita.
Sementara aksi sosial itu sejatinya mulai dilaksanakan pada pukul 08.00 wita.
Baca juga: Enam Rumah Warga Rusak, Angin Puting Beliung di Buleleng dan Pohon Tumbang di Klungkung
Puluhan Tim Cakrananggala yang mengetahui adanya kerumunan ini lantas mendatangi lokasi.
Tim awalnya mencoba mengimbau warga agar tidak berkerumun.
Namun imbauan tersebut tidak dihiraukan.
Akhirnya, tim pun terpaksa mengambil langkah tegas dengan menyemprotkan ratusan warga itu dengan air.
Tim juga meminta kepada penyelenggara, agar menunda aksi sosial tersebut sementara waktu.
Baca juga: 3 Direksi Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng Dilantik, Bupati: Direksi Harus Jaga Sumber Mata Air
Tim Cakarananggala, Serka Surahmadi mengatakan, selama penerapan PPKM ini, segala bentuk kegiatan yang menimbulkan kerumunan tidak diperbolehkan.
Oleh sebab itu, pihaknya terpaksa membubarkan ratusan warga yang ngantre mengambil bantuan sosial berupa ayam yang masih hidup, serta sayuran itu.
"Selain itu, kegiatan aksi sosial ini juga tidak dilaporkan ke Satgas. Kata pihak penyelenggara, aksi sosial ini dilakukan spontanitas. Rencananya bantuan diserahkan di ke setiap pengendara yang lewat."
Baca juga: BOR Meningkat Lagi, RSUD Buleleng Tambah 7 Ruang Perawatan Pasien Covid-19 Bergejala Sedang
"Namun karena masyarakat sudah mendengar informasi ada pembagian ayam dan sayur, masyarakat jadinya berkerumun di depan kediaman dr Putra Sedana ini," terangnya.
Kendati telah menyebabkan kerumunan, Serka Surahmadi menyebut, pihak penyelenggara tidak akan diproses hukum.
"Kami mengambil langkah humas saja, dengan membubarkan kerumunannya saja," ucapnya.
Baca juga: Empat Perwira di Lingkungan Polres Buleleng Dimutasi, Dari Kabag Ops hingga Kapolsek
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/tim-cakrananggala-saat-membubarkan-ratusan-warga.jpg)