Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bali

PPKM Diperpanjang, Wilayah Lain Turun Level, Bali Tetap Level 4, Ini Kata Luhut

PPKM kembali diperpanjang, ketika wilayah lain turun level, Bali dan Jogja tetap level 4, ini kata Luhut Binsar Pandjaitan

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/Ragil Armando
Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan alias LBP melanjutkan kunjungan kerjanya di Kota Denpasar, Kamis 12 Agustus 2021 siang. LBP yang didampingi oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengunjungi proses vaksinasi di Wantilan DPRD Bali. PPKM kembali diperpanjang, ketika wilayah lain turun level, Bali dan Jogja tetap level 4, ini kata Luhut Binsar Pandjaitan. 

Menkes Budi juga menambahkan, sektor publik seperti perdagangan, transportasi, pariwisata, kantor atau pabrik, pendidikan, serta keagamaan secara bertahap akan menggunakan aplikasi Peduli Lindungi ini sebagai bagian dari upaya tracing pemerintah.

Seiring dengan menurunnya angka positif Covid-19, pemerintah tetap meningkatkan dan mengimbau masyarakat untuk waspada. 

Beberapa penyesuaian kembali dilakukan, yaitu penyesuaian kapasitas dine in (makan di tempat) di dalam mal menjadi 50 persen dan waktu jam operasi mal diperpanjang menjadi hingga pukul 21.00. 

Kedua, adanya uji coba 1.000 outlet restoran di luar mal dan yang berada di ruang tertutup untuk bisa beroperasi dengan 25 persen kapasitas di Kota Surabaya, Jakarta, Bandung, dan Semarang. 

Ketiga, seluruh industri atau pabrik, baik yang orientasi domestik (non esensial) maupun ekspor (esensial), dapat beroperasi 100 persen, staf minimal dibagi 2 shift.

Selama memiliki IOMKI (Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri), memperoleh rekomendasi Kementerian Perindustrian (Kemenperin), dan terakhir adalah untuk selalu menggunakan QR Code Peduli Lindungi.

“Untuk sektor kritikal akan diwajibkan menggunakan QR Code Peduli Lindungi mulai 07 September 2021. Ke depan penggunaan platform Peduli Lindungi nantinya akan terus digunakan.

Diluaskan hingga diwajibkan di hampir seluruh akses publik yang dilakukan penyesuaian tanpa terkecuali,” tegas Menko Luhut.

Baca juga: Presiden Jokowi: Kini Hanya 25 Kabupaten/Kota Terapkan PPKM Level 4 di Jawa-Bali, Turun 50 Persen

Strategi Jangka Panjang Pandemi Covid-19

Menkes Budi menjelaskan bahwa hingga seterusnya ada 3 strategi yang harus terus dilakukan, yaitu deteksi, terapeutik, dan vaksinasi. 

Ketiga hal ini tidak bisa dijalankan sendiri, karena jika hanya satu dijalankan, maka kasus kita bisa kembali naik.

Perlu diketahui, bahwa hingga sekarang Varian Delta dari Covid-19 masih menjadi varian paling umum di dunia dan menyebabkan angka kematian paling cepat. 

Maka kewaspadaan dari masyarakat juga diharapkan oleh pemerintah. Walau begitu, Indonesia masih menjadi salah satu yang paling cepat dalam penyelesaian Varian Delta dari Covid-19.

Terbukti dari adanya angka konfirmasi mingguan yang sudah pada 12,89 persen (sedang) dan posisi penyuntikan vaksin di Indonesia yang sudah berada di peringkat ke-6 dunia.

“Kita termasuk yang cepat, tetapi kita tetap harus waspada. 3T kita terus kencangkan, terapeutik berupa obat-obatan untuk Covid-19 juga kita kencangkan.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved