Berita Klungkung

Dinas Perhubungan Klungkung Usulkan Penambahan Pelayanan Angkutan Siswa Gratis Pada Tahun 2022

Dinas Perhubungan Klungkung telah merancang perencanaan untuk menambah pelayanan angkutan siswa pada tahun 2022.

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Karsiani Putri
Istimewa
Pelaksanaan program angkutan siswa gratis awal tahun 2020 lalu 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA- Dinas Perhubungan Klungkung telah merancang perencanaan untuk menambah pelayanan angkutan siswa pada tahun 2022.

Meskipun sekolah tatap muka belum ditentukan kapan kembali diberlakukan, namun angkutan siswa gratis pada tahun 2022 tetap dirancang melayani Kecamatan Banjarangkan dan Dawan.

Kepala Dinas Perhubungan Klungkung, I Nyoman Sucitra mengatakan, anggaran untuk penambahan layanan angkutan siswa gratis itu sudah diajukan untuk tahun 2022.

Rinciannya anggaran angkutan gratis di Kecamatan Klungkung senilai Rp4,3 miliar, Kecamatan Banjarangkan Rp3,5 miliar dan Kecamatan Dawan Rp3,5 miliar.

"Untuk perencanaan kita sudah siap, sesuai program dari bapak bupati untuk menambah cakupan pelayanan," ujar Sucitra, Rabu 1 September 2021. 

Sebelumnya cakupan layanan angkutan siswa gratis hanya di Kecamatan Klungkung, yakni di  SMPN 1 Semarapura, SMPN 2 Semarapura, SMPN 3 Semarapura, SMPN 4 Semarapura, dan MTs Hasanudin.

Jumlah siswa yang terlayani 1.500 orang dengan menggunakan 110 armada.

Penambahan pelayanan akan dilakukan di Kecamatan Banjarangkan, yakni menyasar SMPN 1 Banjarangkan, dan SMPN 2 Banjarangkan, dengan jumlah siswa yang dilayani 500 orang, dan menggunakan 25 armada (2 kali layanan). 

Sementara  di Kecamatan Dawan, mencakup SMPN 1 Dawan, SMPN 2 Dawan, dan SMPN 3 Dawan.

Adapun jumlah siswa yang terlayani sebanyak 700 orang dengan menggunakan 35 armada (2 kali layanan).

"Itu masih perencanaan, belum bisa kami pastikan apakah akan berjalan atau tidak pada tahun 2022 nanti. Mengingat saat ini masih dalam suasana pandemi, dan masih ada refocusing anggaran untuk penanganan covid," jelasnya.

BACA JUGA: Pagerwesi, Persembahkan Segehan Lima Warna untuk Panca Maha Butha, Momen Memagari Diri

BACA JUGA: Syarat Masuk Bali Bisa Rapid Antigen, Trafik Penumpang di Bandara Ngurah Rai Naik Hingga 15 Persen

Sementara sampai saat ini belum ada kepastian kapan pembelajaran tatap muka akan kembali terlaksana.

Kadis Pendidikan Klungkung I Ketut Sujana mengaku masih menunggu penurunan level PPKM.

Klungkung sendiri sampai saat ini masih menerapkan PPKM level IV. 

Jika level PPKM di Klungkung sudah diturunkan dan bisa PTM, Disdik akan segera mengajukan permohonan Ketua Satgas Covid-19 Klungkung dalam hal ini  Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta.

Walaupun vaksin tahap 2 masih sedang berlangsung.

"Sejauh ini kami belum melaporkan kondisi menuju PTM kepada ketua Satgas. Tapi apabila sudah ada penurun level PPKM untuk Bali dan Klungkung pasti kami segera kami melaporkannya," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved