Breaking News:

Berita Jembrana

Lolos Persyaratan Ekspor, Kini Kakao dari Jembrana Berhasil Tembus Pasar Jepang 

Kakao Jembrana merupakan salah satu komoditas unggulan yang sudah diekspor ke berbagai negara. 

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Humas Karantina Pertanian Denpasar
Kakao Jembrana siap masuki pasar ekspor ke Jepang 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kakao Jembrana merupakan salah satu komoditas unggulan yang sudah diekspor ke berbagai negara. 

Kali ini, perluasan pangsa pasar kakao Jembrana diperluas ke Asia Timur, tepatnya ke Jepang.

Komoditas pertanian asal Jembrana Bali ini mempunyai keunggulan tersendiri karena petani melakukan pengolahan pascapanen sedikit berbeda melalui teknik fermentasi. 

Baca juga: Screening Sopir Kendaraan Logistik di Jembrana, Rapid Antigen di Jembatan Timbang Masih Berlanjut

Selain itu, Jepang juga mempersyaratkan kakao tersebut terjamin keamanan pangannya. 

Setelah beberapa kali contoh kakao Jembrana dikirim ke Jepang, kali ini petani kakao Jembrana dapat menarik napas lega karena komoditasnya sudah bisa diekspor dalam jumlah besar. 

Pejabat Karantina Pertanian Denpasar, Rabu 1 September 2021 kemarin melakukan pemeriksaan terhadap 2 ton kakao asal Jembrana dengan nilai ekspor Rp140 juta. 

Baca juga: Miliki Pangsa Pasar Ekspor, Buah Alpukat Bakal Ditanam di Hutan Lestari Wilayah Jembrana

“Sesuatu yang sangat menggembirakan di tengah situasi pandemi para petani kakao organik Jembrana di bawah binaan Koperasi Kerta Semaya masih mampu melakukan ekspor ke Belgia, dan saat ini luar biasanya bisa menembus pasar Jepang sehingga diharapkan benar-benar akan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Bali dari sektor pertanian," ujar Kepala Karantina Pertanian Denpasar Terunanegara, di Denpasar dalam keterangan tertulisnya, Kamis 2 September 2021. 

Baca juga: BKSAP DPR RI Kunjungan Kerja ke Jembrana, Putu Supadma Salurkan 1.000 Vaksin dan 10 Ton Beras

Dengan adanya berbagai ekspor komoditas pertanian dari Bali, diharapkan dapat mendongkrak roda ekonomi dan menarik minat kalangan muda untuk terjun ke bidang pertanian.

Selain Jepang, pasar kakao Jembrana juga sudah menembus pasar Jerman, Amerika Serikat, Austria, Portugis, Maroko, Saudi Arabia, Singapore, Korea Selatan, dan Belgia. 

Di masa pandemi sekarang, dari data Iqfast, ekspor komoditas kakao dari Jembrana sudah mencapai 5,3 ton.(*)

Berita lainnya di Berita Jembrana

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved