Breaking News:

Berita Jembrana

Miliki Pangsa Pasar Ekspor, Buah Alpukat Bakal Ditanam di Hutan Lestari Wilayah Jembrana

Sejumlah petinggi DPD II Partai Golkar Jembrana, merancang dan mengusulkan regulasi pola tanam untuk di hutan pemanfaatan masyarakat

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/I Made Ardhiangga Ismayana
Pembibitan tanaman avocado yang nantinya ditanam di hutan, Rabu 31 Agustus 2021 kemarin oleh petinggi Partai Golkar Jembrana. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Tanaman buah jenis alpukat atau avocado memiliki pangsa pasar ekspor yang cukup baik.

Di sisi lain, Kabupaten Jembrana memiliki potensi ribuan hektar hutan desa, di pinggir hutan Bali Barat. Yang saat ini, pengelolaannya dilakukan oleh masyarakat sekitar.

Sejumlah petinggi DPD II Partai Golkar Jembrana, merancang dan mengusulkan regulasi pola tanam untuk di hutan pemanfaatan masyarakat.

Dimana nantinya, konsep yang dilaksanakan ialah pendekatan persuasif hutan lestari dan memberi kesejahteraan bersama bagi masyarakat.

Baca juga: Usia Pekak M Nyaris 90 Tahun Saat Lepas Penjara, Sidang Vonis Kasus Tindakan Asusila di Jembrana

Ketua DPD II Partai Golkar Jembrana, I Made Suardana mengaku, bahwa luas lahan dibawah Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Bali Barat, Provinsi Bali ini memberikan peluang untuk tanaman produksi yang bernilai ekonomis dikembangkan.

Buah Avocado merupakan salah satu tanaman produksi yang bisa ditanam, di blok pemanfaatan hutan di lokasi desa yang telah mengantongi Hak Pengelolaan Hutan Desa (HPHD).

Pihaknya pun sudah bertemu dengan pengusaha pembibitan, pihak pemasaran (eksportir) dan KPH Bali Barat untuk merencanakan regulasi dari hilir ke hulu.

“Sengaja terbalik bukan dari hulu ke hilir. Karena kami menangkap potensi pasar ekspor yang sudah ada,” ucapnya Kamis 1 September 2021.

Menurut dia, alasan berbalik dari hilir terlebih dahulu, yakni pihaknya melihat keperluan pasar dunia.

Kemudian, melihat ada lahan pribadi atau lahan terutama lahan di Jembrana yang bisa dimanfaatkan hingga 12 ribu hektar (HPHD,red).

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved