Breaking News
Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Serba Serbi

Mantra dan Sloka Wiwaha, Boleh Menikah Sejak Usia 20 Tahun

Empat jenjang kehidupan, diantaranya adalah Brahmacari Asrama, Grhasta Asrama, Wanaprasta Asrama, dan Bhiksuka Asrama.

Doc Pribadi Wirat Eka
Foto Pernikahan - Mantra dan Sloka Wiwaha, Boleh Menikah Sejak Usia 20 Tahun 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Anak Agung Seri Kusniarti

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dalam ajaran agama Hindu, dikenal Catur Asrama atau empat jenjang kehidupan berdasarkan atas tatanan rohani, waktu, umur, dan perilaku manusia sesuai petunjuk agama Hindu.

Empat jenjang kehidupan itu, diantaranya adalah Brahmacari Asrama, Grhasta Asrama, Wanaprasta Asrama, dan Bhiksuka Asrama.

Brahmacari adalah kewajiban manusia menuntut ilmu dan belajar, khususnya di bangku sekolah dari dasar hingga jenjang yang lebih tinggi.

Walaupun sejatinya belajar juga harus dilakukan seumur hidup, demi menghilangkan kebodohan dan mencerahkan pemikiran umat manusia sesuai jalan Dharma atau kebenaran.

Baca juga: Wuku Watugunung, Wuku Terakhir Dalam Pawukon Serta Kisah Dibaliknya

Kemudian setelah tamat sekolah, seseorang bisa melalui tahapan Grhasta atau berkeluarga dengan menikah terlebih dahulu.

Tentunya menikah di sini, harus melihat bibit, bebet, dan bobotnya agar tidak salah pilih dan pernikahan tetap langgeng sampai maut memisahkan.

Lalu Wanaprasta, dimana seseorang mulai pelan-pelan menyepi dan menyendiri meninggalkan kehidupan duniawi dan fokus pada ajaran rohani.

Biasanya Wanaprasta, identik dengan seseorang yang akan bertapa atau beryoga ke tengah hutan pada zaman dahulu.

Namun kini, tentu lebih kepada melepas sisi duniawi seperti mulai pensiun bekerja dan fokus pada hari tua.

Kemudian Bhiksuka Asrama, yang pada tahap ini semua ikatan duniawi benar-benar harus lepas dan fokus kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Biasanya yang menjalani Bhiksuka adalah para wiku, pendeta, atau sulinggih, yang telah madwijati dan lahir kembali menjadi orang suci.

Namun sejatinya pula, setiap manusia haruslah menjalani Bhiksuka ini demi mendapatkan ketenangan dan kebahagiaan lahir batin di dunia dan akhirat.

Namun kali ini, Tribun Bali akan membahas ihwal Grhasta atau tahapan wiwaha (pernikahan) dalam ajaran Hindu.

Setidaknya dari berbagai sumber yang dihimpun, wiwaha itu ada delapan bentuk dalam sistem perkawinan hukum Hindu.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved