Berita Tabanan
Hari Pertama Dibuka Kembali, DTW Tanah Lot Tabanan Dikunjungi 168 Wisatawan
Pada hari pertama ini Rabu 8 September 2021, kunjungan ke Daerah Tujuan Wisata (DTW) Tanah Lot mencapai 168 orang.
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Wema Satya Dinata
"Sejak awal kita juga sudah fokuskan pelaksanaan vaksinasi ke sana," tandasnya.
Untuk diketahui, Bupati Tabanan akhirnya menerbitkan Surat Edaran (SE) terbaru terkait PPKM di Kabupaten Tabanan yang poin pentingnya adalah sejumlah kegiatan dilonggarkan. Yang menjadi angin segar adalah dimulainya uji coba pembukaan tempat wisata di Tabanan dengan kapasitas maksimal 50 persen dengan protokol kesehatan.
Di Tabanan ada satu DTW yang sudah menyatakan mulai melakukan uji coba membuka diri yakni DTW Tanah Lot. DTW Tanah Lot sudah mulai buka per hari ini.
Menurut Plt Manager Operasional DTW Tanah Lot, Wayan Sudiana, Surat Edaran Bupati Tabanan terbaru terkait PPKM sudah diterbitkan.
Salah satu yang menjadi angin segar bagi dunia pariwisata adalah izin untuk uji coba tempat wisata dengan kapasitas 50 persen.
"Astungkara, kita sudah mulai buka per hari ini. Semoga dilancarkan," ungkapnya saat dikonfirmasi Rabu 8 September 2021.
Dia melanjutkan, sejak pandemi pihaknya memang sudah melakukan penerapan protokol kesehatan (prokes) seperti wajib masker, jaga jarak, dan juga menyediakan tempat cuci tangan di banyak titik.
Kemudian ketika disinggung mengenai kapasitas 50 persen, Sudiana mengatakan bahwa areal DTW Tanah Lot yang sangat luas mampu menampung wisatawan setidaknya sebanyak 5.000 orang lebih.
Artinya jika 50 persen akan mampu menampung wisatawan sebanyak 2.000-an orang lebih.
Baca juga: Jumlah Pengajuan Kepengurusan Izin Usaha Apotek di Tabanan Melonjak di Masa Pandemi
"Kapasitas maksimal kita sekitar 5.000 an orang lebih mengingat wilayah kita lumayan luas," ungkapnya.
Dia juga menegaskan, bahwa untuk saat ini pihaknya juga menerapkan kunjungan yang terintegrasi dengan aplikasi pedulilindungi.
Artinya, pengunjung harus sudah instal aplikasi di mobilenya sehingga nanti pengunjung akan tinggal scan barcode saja kepada petugas.
"Akan keliatan apakah sudah vaksin dengan indikator warna. Dan jika indikator warnanya merah berarti belum vaksin, jadi nantinya kita arahkan sebaiknya jangan berkunjung dulu," jelasnya.
Pihaknya juga sudah mulai melakukan penerapan aplikasi Pedulilindungi tersebut sejak mulai dibuka hari ini.(*)
Artikel lainnya di Berita Tabanan