Breaking News:

Berita Bali

Sejumlah Objek Wisata & Mal di Bali Mulai Buka, Dispar & DPRD Ingatkan Prokes & Pakai PeduliLindungi

Jangan sampai terjadi peningkatan kasus positif bahkan semua harus terus menjaga agar Bali segera bisa terbebas dari Covid-19

Penulis: Ragil Armando | Editor: Wema Satya Dinata
Managemen DTW Tanah Lot
Suasana kunjungan wisatawan di DTW Tanah Lot pada hari pertama uji coba pembukaan tempat wisata di Tabanan, Rabu 8 September 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sejumlah objek wisata dan pusat perbelanjaan seperti mal telah diizinkan untuk dilakukan uji coba pembukaan.

Hal ini membuat setidaknya akan membawa harapan untuk terus bangkit setelah satu setengah tahun lebih tertidur karena pandemi Covid-19.

Meski sudah diizinkan untuk dibuka dengan ujicoba sesuai Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 15 Tahun 2021, Dinas Pariwisata Provinsi Bali mengingatkan Bali ini tetap dijaga dan dirawat menuju 2022.

Jangan sampai terjadi peningkatan kasus positif bahkan semua harus terus menjaga agar Bali segera bisa terbebas dari Covid-19.

Baca juga: Walau Pariwisata Sudah Dibuka Kembali, Objek Wisata Baluk Rening Jembrana Masih Sepi Pengunjung

Harapan Itu disampaikan Kadis Pariwisata Provinsi Bali Putu Astawa saat dikonfirmasi, Kamis 9 September 2021.

Astawa menjelaskan sesuai SE Gubernur terbaru,  Daya Tarik Wisata yang diizinkan untuk dibuka yakni DTW Alam, Budaya, Buatan, Spiritual, dan Desa Wisata dilakukan uji coba dibuka dengan kapasitas pengunjung maksimal 50% (lima puluh persen) dengan menerapkan protokol kesehatan sangat ketat dan menggunakan Aplikasi PeduliLindungi.

Menurutnya dalam tahap ujicoba dengan kapasitas 50 persen , hal itu dikarenakan Bali masih dalam status level 4.

"Kita tidak mau, ketika diberikan kelonggaran, membuat kasus Covid bertambah. Oleh karenanya dalam tahap uji coba ini harus benar-benar diperketat sehingga penerapannya dengan Peduli Lindungi.

Putu Astawa mengatakan, dengan penerapan tersebut, setiap masyarakat atau wisatawan yang berkunjung ke daerah tujuan wisata, sudah bisa menunjukkan bahwa yang bersangkutan sudah mendapatkan vaksin baik suntikan pertama maupun kedua.

Dalam data tersebut juga jelas bisa terekam apakah wisatawan yang berkunjung pernah terkonfirmasi positif Covid-19 atau tidak.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved