Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Denpasar

Peringatan Tumpek Landep, Lanal Denpasar Upacarai Kendaraan dan Alutsista 

Pangkalan TNI AL (Lanal) Denpasar pada Hari Raya Tumpek Landep melaksanakan upacara persembahyangan

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Irma Budiarti
Pen Lanal Denpasar
Lanal Denpasar melakukan kegiatan persembahyangan Tumpek Landep di Mako Lanal Denpasar, Bali, pada Sabtu 11 September 2021. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pangkalan TNI AL (Lanal) Denpasar pada Hari Raya Tumpek Landep melaksanakan upacara persembahyangan terhadap barang barang yang terbuat dari unsur logam yang digunakan di Mako Lanal Denpasar, Jalan Raya Sesetan, Denpasar Selatan, Denpasar, Bali, pada Sabtu 11 September 2021.

Pada Sabtu tanggal 11 September 2021, bertepatan dengan Saniscara Kliwon wuku Landep yang setiap 6 bulan sekali untuk memperingati hari raya suci umat Hindu Bali yaitu Hari Raya Tumpek Landep.

Saat upacara berlansung benda-benda yang terbuat atau mempunyai unsur logam ini diberikan sesajen agar dapat mempermudah dan memperlancar kegiatan manusia untuk menjalani kehidupan sehari hari. 

Kegiatan persembahyangan Tumpek Landep dipimpin oleh Pemangku dari Yayasan Gases Jro Mangku Komang Ari Cahyadi.

Baca juga: Makna Hari Raya Tumpek Landep Bagi Umat Hindu Bali Menurut Lontar Sundarigama

Sementara itu, Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Denpasar Kolonel Laut (P) I Komang Teguh Ardana, mengatakan.

Upacara adat Tumpek Landep ini merupakan permohonan, ungkapan rasa syukur dan terima kasih kepada Sang Pencipta yang telah memberikan kemudahan, rahmat, dan ketajaman pikiran.

"Di hari ini juga manusia dan umat Hindu khususnya di Bali diajarkan agar dapat mempergunakan dan memanfaatkan benda yang terbuat dari logam untuk kesejahteraan dan kemakmuran dalam menjalankan kehidupan," ujar Danlanal di sela sela kegiatan.

Lanjutnya, upacara adat umat Hindu yang dilaksanakan ini adalah bentuk permohonan dan perlindungan kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa, Tuhan Yang Maha Esa serta penyucian terhadap benda-benda seperti keris, tombak, dan senjata lainnya.

"Dalam perkembangan zaman bahkan saat ini dilaksanakan untuk penyucian terhadap benda-benda elektronik dan kendaraan yang digunakan untuk mendukung kegiatan.

Seperti yang diupacarakan saat ini adalah barang barang yang dipakai setiap hari atau barang-barang untuk mendukung kelancaran dinas, seperti kendaraan, kapal, serta senjata organik yang ada di Mako Lanal Denpasar," bebernya.

Di dalam ajaran Agama Hindu khususnya di Bali, banyak hari raya suci yang diperingati.

Hari raya Tumpek Landep adalah hari yang dikhususkan untuk memohon keselamatan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang dalam wujudnya sebagai Dewa Senjata (Pasupati)

Tumpek Landep diperingati saat Saniscara Kliwon wuku Landep setiap 6 bulan sekali.

Pelaksanaan upacara Tumpek Landep dilaksanakan karena mengandung hakekat dan makna yang tinggi dan sangat berhubungan dengan kehidupan manusia di dunia.

Baca juga: Tumpek Landep, Pemujaan Kepada Sang Hyang Pasupati

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved