Breaking News:

Berita Denpasar

Jadi Peluncur Sabu, Yudi Irawan Dituntut 11 Tahun Penjara

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Eddy Arta Wijaya melayangkan tuntutan pidana penjara selama 11 tahun terhadap terdakwa Yudi Irawan (32).

Penulis: Putu Candra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Shutterstock
Ilustrasi sabu - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Eddy Arta Wijaya melayangkan tuntutan pidana penjara selama 11 tahun terhadap terdakwa Yudi Irawan (32). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Eddy Arta Wijaya melayangkan tuntutan pidana penjara selama 11 tahun terhadap terdakwa Yudi Irawan (32).

Pria yang bekerja sebagai tukang las ini dituntut pidana, karena diduga terlibat mengedarkan sabu, yakni sebagai peluncur.

Surat tuntutan dibacakan JPU Eddy Arta dalam sidang yang berlangsung secara daring di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Selasa, 14 September 2021.

Terhadap tuntutan JPU, terdakwa didampingi penasihat hukumnya dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar akan mengajukan pembelaan (pledoi) tertulis.

Baca juga: PPKM di Denpasar Turun Level, Dewan Denpasar Dorong Pemkot Gelar PTM

"Kami akan menanggapi dengan mengajukan pledoi secara tertulis. Kami minta waktu satu minggu, majelis hakim," pinta Dewi Maria Wulandari selaku penasihat hukum kepada majelis hakim. 

Sementara itu, dalam surat tuntutannya JPU Eddy Arta menyatakan, bahwa terdakwa kelahiran Denpasar, 5 Juli 1988 ini telah terbukti sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana narkotik.

Perbuatan terdakwa yang tercatat pernah dipenjara ini diancam pidana sesuai Pasal 114 ayat (2) Undang Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotik. 

Baca juga: PPKM di Denpasar Turun Jadi Level 3, Tim Yustisi Malah Kumpulkan Rp1,2 Juta dari Denda Masker

"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa berupa pidana penjara selama 11 tahun, dikurangi selama berada dalam tahanan. Menjatuhkan pidana denda Rp 2 miliar subsider pidana satu tahun penjara," tegas jaksa dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali ini. 

Seperti diketahui, ditangkapnya terdakwa berdasarkan laporan masyarakat yang diperoleh Direktorat Narkoba Polda Bali.

Disebutkan ada seseorang laki-laki bernama Yudi Irawan yang tinggal di rumah kost, Jalan Raya Kesambi, Kerobokan, Kuta Utara, Badung sering mengambil paket narkoba. 

Baca juga: UPDATE Kasus Covid-19 di Kota Denpasar: Positif 46 Pasien, Sembuh 160 Orang dan Dua Meninggal

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved