Breaking News:

Berita Denpasar

Dishub Denpasar Minta Ada Kajian Soal Rencana Penerapan Ganjil Genap di Sanur,Sriawan:Urgensinya Apa

Terkait rencana tersebut, Dinas Perhubungan Kota Denpasar meminta agar dilakukan kajian terlebih dahulu.

Penulis: Putu Supartika | Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUN BALI/ I PUTU SUPARTIKA
Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar, Ketut Sriawan 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bali berencana menerapkan sistem ganjil genap di objek wisata Pantai Kuta dan Pantai Sanur.

Direncanakan penerapannya akan dimulai pada akhir September 2021 lewat Surat Edaran Gubernur Bali.

Terkait rencana tersebut, Dinas Perhubungan Kota Denpasar meminta agar dilakukan kajian terlebih dahulu.

Jangan sampai nanti timbul persepsi berbeda di lapangan terkait penerapan kebijakan ini.

Baca juga: Penataan Kawasan Sanur Sepanjang 6,8Km Akan Dimulai, 21 September 2021 Penandatanganan Kontrak Kerja

"Kami dari Dishub Denpasar memohon agar dikaji secara konprenshif dulu, biar tidak menimbulkan persepsi berbeda terkait penanganan penyebaran Covid-19 dengan cara ini," kata Kadis Perhubungan Kota Denpasar, I Ketut Sriawan saat dihubungi Sabtu, 18 September 2021 sore.

Pihaknya menambahkan memang tujuan dari penerapan kebijakan ini baik, untuk pembatasan pergerakan orang.

Akan tetapi perlu juga dipikirkan terkait kondisi masyarakat maupun stakeholder yang ada di kawasan Sanur.

"Secara keseluruhan memang bagus idenya, namun selama ini program ganjil genap biasanya diterapkan untuk pergerakan lalulintas, bukan pergerakan orang, tapi terkait kepadatan lalulintas," katanya.

Apalagi saat ini Denpasar sedang dihadapkan pada kondisi ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved