Breaking News:

Berita Bangli

APBD 2022, Finishing Gedung DPRD Bangli Membutuhkan Anggaran Rp12 Miliar

Salah satu program prioritas pada APBD tahun 2022, yakni penyelesaian pembangunan Gedung DPRD Bangli.

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Pembangunan - sejumlah pekerja saat melakukan pembangunan di Gedung DPRD Bangli, Bali, Jumat 1 Oktober 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Salah satu program prioritas pada APBD tahun 2022, yakni penyelesaian pembangunan Gedung DPRD Bangli.

Diketahui anggaran yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pembangunan gedung wakil rakyat itu mencapai Rp12 miliar.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Anak Agung Gede Anom Sutarjana saat dikonfirmasi Jumat 1 Oktober 2021 membenarkan hal tersebut.

Kata dia, pengerjaan yang saat ini dilakukan adalah pembangunan struktur saja. Sedangkan di tahun 2022, lanjutnya, adalah proses finishing.

Baca juga: Disperindag Bangli Anggarkan Rp 1,7 Miliar untuk Relokasi Pedagang Pasar Singamandawa Kintamani

“Kalau itung-itungan sesuai RAB kan sekitar Rp24 miliar sampai selesai. Sedangkan pengerjaan tahun 2021 ini baru ada anggaran Rp11 miliar lebih, yang berdasarkan hasil tender disepakati harga Rp8 miliar lebih.” ucapnya.

Sementara untuk proses finishing, ungkap Sutarjana, dalam plafon anggaran baru tersedia anggaran Rp9 miliar.

Sehingga pihaknya akan mengusulkan kembali, karena anggaran tersebut dinilai belum cukup.

“Kalau dari segi RAB dengan anggaran Rp9 miliar tidak cukup itu untuk finishing-nya,” kata pria yang juga Kabag Perencanaan dan Keuangan Sekretariat DPRD Bangli.

Baca juga: Kapendam IX/Udayana Sebut TMMD ke-112 di Bangli Bagaikan Gali Mutiara Terpendam

Disinggung mengenai realisasi pengerjaan struktur bangunan gedung DPRD Bangli, sejak dimulainya pengerjaan pertengahan bulan Juli hingga Jumat 1 Oktober 2021 progress pengerjaan telah mencapai 36 persen.

Sutarjana menegaskan progress tersebut sudah ada deviasi sebesar 1,7 persen lebih dari target.

Pihaknya menambahkan, dengan adanya kegiatan finishing di Dewan, maka Sekretariat DPRD Bangli pada tahun 2022 masih tetap menempati gedung sementara di Kelurahan Kubu.

Baca juga: Eksekutif Sampaikan Rancangan APBD Bangli 2022 ke DPRD, Dua Kegiatan Jadi Prioritas Utama

Sutarjana mengatakan, kemungkinan semester dua tahun 2022 baru pindah ke gedung baru. 

“Karena setelah finishing pastinya ada pengisian sarana dan prasarana gedung. Namun juga kembali pada situasi dan kondisinya seperti apa,” tandasnya. (*)

Berita lainnya di Berita Bangli

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved