Music Zone
Modjorido Debut Album Perdana 'Modjorido - Self Titled', Berisi 9 Lagu Dengan Beragam Tema
Tajuk album diambil dari nama mereka sendiri, "Modjorido - Self Titled" dibawah naungan Pohon Tua Creatorium (PTC).
Penulis: Putu Candra | Editor: Noviana Windri
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Unit rock n roll asal Bali, Modjorido akhirnya merilis debut album fisik perdananya, 1 Oktober 2021.
Tajuk album diambil dari nama mereka sendiri, "Modjorido - Self Titled" dibawah naungan Pohon Tua Creatorium (PTC).
Dipilihnya judul album tersebut sebagai gerbang pembuka, mengenalkan musik Modjorido ke khayalak lebih luas, juga kian menguatkan indentitas band yang diproklamirkan Oktober 2019 ini.
Di album perdana ini, Modjorido membawa ragam tema, sudut pandangan kehidupan yang diceritakan di dalam sembilan lagu.
Pemberontakan, pencarian jati diri hingga berbicara tentang spiritualitas.
Baca juga: Hailsun Tuangkan Keluh Kesah dan Optimisme di Album Set / Rise
Baca juga: Hadir dengan Nama Mantragvna, Andre Rilis Album EP Iridescent
Baca juga: Menuju Album Penuh, Benten +62 Rilis Single Deru Musim Hujan
"Ada beberapa tema yang dibawakan pada album ini, berisikan tentang sudut pandang dalam kehidupan, seperti menceritakan kebebasan. Ada pesan agar tidak mudah menyerah untuk menentukan jalan hidup yang kita pilih. Kami juga menyuarakan pemberontakan akan ketidakadilan, dimana ini bisa melahirkan kehidupan yang berimbang," ungkap sang vokalis sekaligus gitaris Modjorido, Rico Mahesi.
Bergabungnya Modjorido ke Pohon Tua Creatorium bukan sebuah kebetulan.
Berawal dari sesi rekaman di Stonedeaf Studio milik Gun, Dadang Pranoto pun kepincut memproduseri album Modjorido.
Gun dan Dadang selaku pemilik PTC dalam dua tahun terakhir tergolong produktif memproduseri beberapa band asal Bali.
"Saya melihat band ini lumayan bagus, dan makin kesini mereka kian produktif. Kami mencoba memberikan masukan, selain musik kami berbagi pengalaman tentang industri musik di tanah air," ucap Dadang yang juga personel dari band Navicula dan Dialog Dini Hari.
Dadang menambahkan, album ini merupakan hasil kerja keras Modjorido selama dua tahun belakangan digodok bersama Pohon Tua Creatorium.
"Ya album ini adalah hasil kerja keras mereka selama ini.
Dan Modjorido sudah menyiapkan beberapa lagu di album berikutnya," cetusnya.
"Melihat semangatnya yang berapi serta komitmet dari personel Modjorido, dan mampu menjawab tantangan dengan menunjukkan progres. Hasilnya sebuah debut album yang memuaskan," imbuh Dadang.
Baca juga: Siasat Merayakan Hidup ala Nosstress di Album ‘Istirahat’, Angga: Memaksa Kita Untuk Istirahat
Baca juga: Kritik Sosial Politik dan Kekonyolan, MOTB Rilis Album CHYPERTENSI, Ledakan Marah Tensi Tinggi
Baca juga: Ledakan Kemarahan MOTB di Album CHYPERTENSI
Sebagai band, Modjorido bisa dikatakan sebagai pendatang baru di skena musik Bali khususnya. Namun band yang digawangi oleh Rico Mahesi (vokal, gitar) Momo Wewengkang (gitar), Doni Sura (bass), Morris Orah (drum) cukup veteran di lingkungan musik kawasan Canggu - Kuta - Seminyak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/modjorido.jpg)