Breaking News:

Berita Bali

Terlibat Peredaran Sabu, Enap dan Darmawan Dituntut Bui 7,5 Tahun

I Gede Enap Karma Putra (23), dan I Nyoman Darmawan (30) dituntut tujuh tahun dan enam bulan (7,5 tahun).

Shutterstock
Ilustrasi sabu - I Gede Enap Karma Putra (23), dan I Nyoman Darmawan (30) dituntut tujuh tahun dan enam bulan (7,5 tahun). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - I Gede Enap Karma Putra (23), dan I Nyoman Darmawan (30) dituntut tujuh tahun dan enam bulan (7,5 tahun).

Dua sekawan ini dituntut pidana oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), karena diduga terlibat peredaran sabu.

Diketahui, kedua terdakwa nekat bekerja sebagai tukang tempel sabu untuk mendapat uang, juga demi beberapa gram sabu gratis untuk dikonsumsinya sendiri. 

Baca juga: Ke Bali, Malah Ditangkap Seusai Beli Sabu, Anastasiia Terancam 12 Tahun Penjara

Surat tuntutan dibacakan JPU Jaksa GA Surya Yunita dalam sidang yang berlangsung secara daring di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Selasa, 5 Oktober 2021.

Dalam surat tuntutan JPU itu, kedua terdakwa dinyatakan terbukti sah  dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana narkotik, sesuai Pasal 112 ayat (2) Jo 132 ayat (1), UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotik. 

"Menjatuhkan pidana kepada kedua terdakwa dengan pidana penjara selama tujuh tahun dan enam bulan, dikurangi selama berada dalam tahanan. Dan pidana denda Rp 1 miliar subsider enam bulan penjara," tegas jaksa dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar ini. 

Atas tuntutan JPU, kedua terdakwa melalui penasihat hukumnya dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar langsung mengajukan pembelaan secara lisan.

Pada intinya, kedua terdakwa memohon keringanan hukuman kepada majelis hakim, karena telah mengaku dan menyesali perbuatannya. 

Baca juga: Edarkan Sabu di Seputaran Denpasar, Rindi Terancam 20 Tahun Penjara

Diungkap dalam surat dakwaan JPU, kedua terdakwa tersebut berurusan dengan hukum setelah ditangkap oleh petugas kepolisian dari Satnarkoba Polresta Denpasar di sekitar Desa Kepaon, Pemongan, Denpasar, Selasa 8 Juli 2021 sekitar pukul 16.00 Wita.

Saat itu, polisi menemukan beberapa paket sabu siap edar dari sepeda motor yang dikendarai para terdakwa. 

Polisi juga melakukan penggeledahan di rumah terdakwa Nyoman Darmawan, Jalan Satria I, Gang Kelapa Kuning, Kuta, Badung. Hasilnya ditemukan 1 paket plastik sabu seberat 7,78 gram serta barang bukti terkait lainnya. 

Baca juga: Didakwa Terlibat Peredaran Sabu, Enap dan Darmawan Terancam 20 Tahun Penjara

Dalam dakwaan juga terungkap, sabu tersebut diperoleh dari seorang yang bernama Asmad (DPO).

Para terdakwa tersebut telah dua kali mendapat bahan paket sabu dari Asmad untuk diedarkan.

Mereka mengambil pekerjaan beresiko ini bukan demi uang dan sabu 0,4 gram untuk dikonsumsi sendiri.  (*)

Berita lainnya di Peredaran Narkotika di Bali

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved