Tips Kesehatan
Serangan Jantung, Kenali Gejala, Penyebab, hingga Pengobatannya
Serangan jantung, kenali gejala, penyebab, hingga pengobatannya, jangan sampai terlambat!
PENYEBAB
Terdapat beberapa kondisi yang menyebabkan serangan jantung.
Penyebab paling umum adalah penumpukan plak di arteri (aterosklerosis) yang mencegah masuknya darah ke otot jantung, disebut juga sebagai penyakit jantung koroner (PJK).
Selain itu, serangan jantung juga bisa disebabkan oleh penggumpalan atau robeknya pembuluh darah.
Faktor yang meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung, meliputi:
- Umur. Orang berusia di atas 65 tahun memiliki risiko lebih tinggi terkena serangan jantung
- Jenis kelamin. Pria lebih rentan terkena serangan jantung ketimbang wanita
- Riwayat kesehatan keluarga. Jika terdapat riwayat keluarga dengan penyakit jantung, tekanan darah tinggi, obesitas, atau diabetes, maka akan lebih rentan
- Ras. Orang keturunan Afrika memiliki risiko lebih tinggi
DIAGNOSIS
Untuk mengkonfirmasi jika seseorang memiliki serangan jantung, dokter akan melakukan beberapa tes di bawah ini:
1. Elektrokardiogram (EKG)
Alat yang merekam impuls listrik pada jantung.
Bacaan dari EKG dapat memberi tahu letak bagian jantung yang terkena gangguan.
Baca juga: Bermanfaat untuk Kesehatan Jantung, Ini 5 Khasiat Alpukat yang Melimpah
2. Tes darah
Beberapa tes darah yang dilakukan setiap empat hingga 8 jam dapat membantu diagnosis serangan jantung.
Keberadaan enzim jantung pada darah dapat mengindikasikan adanya kerusakan otot jantung.
3. Ekokardiografi
Rontgen ini dapat memberitahukan letak bagian jantung yang tidak memompa dengan seharusnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/serangan-jantung_20180219_125208.jpg)